Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Buka Investasi, Pemkab Sragen Minta Pasokan Listrik Ditambah

17 Oktober 2019, 14: 58: 37 WIB | editor : Perdana

Buka Investasi, Pemkab Sragen Minta Pasokan Listrik Ditambah

SRAGEN – Iklim investasi di Kabupaten Sragen terus berkembang. Melihat potensi itu, pemkab meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menambah pasokan listrik ke kawasan industri dan pariwisata di Sragen.

Pemkab bersama PLN bertemu sejumlah pengusaha dan investor di Pendopo Kabupaten Sragen kemarin (16/10). Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Ada 58 perusahaan yang diundang dalam kegiatan tersebut. Namun sayangnya yang hadir sekitar 20 persen.

”Biasanya pertanyaan awal pengusaha selalu perizinan. Kami komitmen dengan layanan online single submission (OSS). Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Satu Pintu (DPMPTSP) ini menjadi dinas percontohan bebas dari pungli. Kami berjanji permudah iklim investasi,” jelas bupati yang akrab disapa Mbak Yuni itu.

Menurut bupati, perizinan harus dimudahkan. Mengingat iklim investasi Sragen sangat kompetitif. Bahkan sudah ada perusahaan yang mau pindah dari Jawa Timur ke Sragen.

Selanjutnya soal pasokan listrik harus dipastikan aman. Jika perlu diperluas dan ditambah kapasitasnya. Di sragen, pada ada roadmap pengembangan zona industri. Mulai dari Gemolong, Gesi, Tangen, Sukodono, Mondokan dan Jenar (Singensumonar).

”Kami siapkan zona industri di Sambungmacan. Sudah ada investor yang berminat. Pariwisata di Betisrejo. Dan Dryport di Masaran,” bebernya. 

Ada pula kawasan wisata Gunung Kemukus hingga Sangiran. Di lokasi itu siap dikembangkan untuk villa dan hotel. ”Kemukus siap jadi wisata budaya dan keluarga. Se Solo Raya sepakat jadi sepaket wisata,” jelasnya. 

Sementara itu Manajer PT PLN Area Solo Mudhakir menyampaikan siap membantu kebutuhan listrik demi membantu perkembangan investasi Sragen. ”Kami melihat perkembangan. Contoh jika di Sambungmacan dibutuhkan 14 megawatt, kami siapkan lebih,” bebernya.

Pihaknya menyampaikan Gardu Induk (GI) di Sragen, Gondangrejo dan Kedungombo sangat siap. Jika ada investor masuk, pihaknya juga tinggal pasang jaringan. Mudhakir menegaskan daya siap untuk 100 pabrik baru sekelas Delta merlin. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia