Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Kepanasan, Kera Liar Turun Gunung 

Kebakaran Hutan Belum Padam Total

17 Oktober 2019, 15: 00: 24 WIB | editor : Perdana

KELAPARAN: Kawanan kera terpaksa mencari makan di jalan tembus Giriwono-Wonogiri Kota akibat Gunung Gandul terbakar.

KELAPARAN: Kawanan kera terpaksa mencari makan di jalan tembus Giriwono-Wonogiri Kota akibat Gunung Gandul terbakar. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Kebakaran hutan Gunung Gandul sejak Jumat (11/10) belum sepenuhnya padam. Hingga Selasa (15/10), api masih membara dari pagi hingga malam. Dampaknya, selain menghanguskan tanaman, kawanan kera liar terpaksa turun gunung.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Bambang Haryanto, menuturkan, dua titik api terlihat Selasa (15/10) sekitar pukul 18.16. Belum genap satu jam, bertambah satu titik api di lokasi berdekatan. "Sejak Jumat lalu terbakar, dipadamkan kemudian terbakar lagi," jelasnya, Rabu (16/10).

Pemadaman api mengalami kendala karena medan terjal. Sebab itu, dilakukan upaya membuat isolasi wilayah yang berdekatan dengan permukiman. Sekitar pukul 20.30, titik api sudah terlihat padam. Namun oleh personel BPBD, Perhutani, SAR, PMI, Rapi, MDMc dan warga sekitar tetap dilakukan pemantauan hingga tiga jam  berikutnya.

Luas lahan hhutan negara yang terbakar diperkirakan kurang dari satu hektare (Ha) di Petak 13 E dari luas baku 3.20 Ha RPH Cubluk BKPH Wonogiri KPH Surakarta. "Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat berwenang," kata dia.

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, akibat kebakaran, puluhan ekor kera liar terpaksa mencari makan di area hutan bagian bawah Gunung Gandul yang berdekatan dengan jalan tembus Giriwono-Wonogiri Kota. 

Kawanan kera itu bergerombol di tiga lokasi berbeda. Dalam satu kelompok ada belasan ekor kera yang rata-rata masih anakan. “Dua hari ini saya lihat kelompok kera ada di bawah (Gunung Gandul), kemungkinan karena atas terbakar," kata Hendro Purwanto, 45, warga setempat.

Sebab itu, dia berinisiatif membawa buah mangga yang berjatuhan dari rumahnya untuk diberikan kepada kawanan kera.

"Kasihan di atas tidak ada makanan. Lokasinya pasti kebakaran," ujar dia. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia