Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Pemkab Dorong Perkembangan Pasar Tradisional 

17 Oktober 2019, 15: 12: 17 WIB | editor : Perdana

RAMAH LINGKUNGAN: Pasar Doplang yang mengusung transaksi antiplastik. 

RAMAH LINGKUNGAN: Pasar Doplang yang mengusung transaksi antiplastik. 

Share this      

WONOGIRI – Beberapa hari terakhir, muncul sejumlah pasar tiban dengan konsep yang unik dan tradisional. Pemkab mendorong pasar-pasar ini menjadi pasar desa.

Pasar tiban dikemas secara unik baik penyajian menu jajanan hingga jenis barang dagangan. Setidaknya ada tiga pasar tiban yang saat ini aktif menggelar transaksi jual beli. Seperti Pasar Doplang di Dusun Kembar RT 02 RW 1 Desa Pandan, Kecamatan Slogohimo; Pasar Pawestri di

Waduk Song Putri Desa Sindukarto, Kecamatan Eromoko, dan Pasar Kali Pilang di Dusun Jowogan RT 3 RW 3, Desa Jaten, Kecamatan Selogiri.

“Ini kan artinya perekonomian masyarakat meningkat. Usaha kecil masyarakat berjalan. Bagus sekali, kita sangat mendukung upaya masyarakat menumbuhkan pasar-pasar ini," kata Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Agus Suprihanto, Rabu (16/10).

Diterangkan Agus, pasar tersebut bukan saja menggerakkan ekonomi kerakyatan, tetapi juga menumbuhkan kreativitas masyarakat. Baik dalam mengolah makanan atau seni dan budaya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Semedi Budi Wibowo ikut mendorong desa menumbuhkan inovasi. Sebab, masing-masing desa mempunyai potensi yang belum terkelola dengan baik.

"Nanti yang paling cocok untuk desa itu yang mana monggo nanti kita dukung. Kalau sudah berkembang, kita perkuat dengan legalisasinya," ucap dia. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia