Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Pekan Literasi dan Seni, MIN 1 Sragen Berkualitas

17 Oktober 2019, 20: 33: 15 WIB | editor : Perdana

Siswa-siswa MIN 1 Sragen mendapat penjelasan sederhana tentang pembuatan berita dari Jawa Pos Radar Solo

Siswa-siswa MIN 1 Sragen mendapat penjelasan sederhana tentang pembuatan berita dari Jawa Pos Radar Solo

Share this      

SRAGEN - Mengisi jeda tengah semester, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Sragen menggelar beragam kegiatan menarik selama sepekan. Salah satunya Pekan Literasi dan Seni yang diselenggarakan bersama Jawa Pos Radar Solo di aula sekolah setempat, Rabu (16/10). Selain meningkatkan budaya literasi para siswa, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang aktualisasi diri di bidang seni.

Sejak pagi, seluruh siswa sudah berkumpul di aula sembari menyanyikan lagu diiringi permainan rebana. Mereka didampingi para guru yang kompak mengenakan seragam lurik lengkap dengan ikat kepala dari kain batik. Kegiatan dibuka dengan menyanyikan hymne madrasah bersama-sama.

Kegiatan terasa seru saat siswa-siswa peserta ekstrakurikuler sekolah tampil satu per satu. Diawali penampilan siswa kelas VI membawakan Tari Ratoeh Jaroe. Disusul aksi dai cilik Cahya. Siswa kelas VI itu membawakan materi tentang anak saleh. Dilanjutkan penampilan Tari Manuk Dadali dari siswa-siswa kelas IV. Diteruskan penampilan gerak tari dan lagu oleh siswa kelas V.

Antusiasme para siswa bertambah saat penampilan drama tertib lalu lintas dimainkan di atas panggung. Tak tanggung-tanggung, dua buah sepeda, helm, dan perangkat lalu lintas pun ikut dibawa naik panggung. Tawa para siswa dan guru pun bergemuruh lantaran aksi pemeran drama yang berhasil mengocok perut.

Sebagai pamungkas, tabuhan rebana menutup penampilan ekstrakurikuler MIN 1 Sragen dalam kegiatan ini. Mereka menyanyikan dua lagu untuk mengobarkan semangat para siswa dalam menerima materi literasi yang dipandu oleh Kompartemen Sragen Jawa Pos Radar Solo Endro Supriyadi.

Sebelum dimulai materi, masing-masing siswa menerima satu eksemplar koran Jawa Pos Radar Solo. Mereka diminta membaca berita dan memilih foto yang paling menarik perhatian. Berita dan foto favorit tersebut kemudian dibacakan di atas panggung.

”Berita dan foto yang kalian lihat di dalam koran ini, dikerjakan oleh seorang jurnalis. Ada wartawan dan fotografer. Sebelum menjadi berita yang dicetak di dalam koran, wartawan melakukan reportase atau liputan terlebih dahulu untuk mencari berita. Salah satu prosesnya, wawancara dengan narasumber,” jelas Endro di hadapan para siswa.

Kepala MIN 1 Sragen Ruslan Haifani berpesan kepada para siswanya untuk rajin membaca. Terutama koran. Untuk menambah wawasan dan terhindar dari berita bohong atau hoax.

”Yang unggul dari sekolah kami adalah proses belajar yang menyenangkan. Tujuannya, agar anak tidak jenuh dan senang belajar di sekolah. Kami juga lakukan pembiasaan harian yang bernuansa Islami, mulai dari mengucap salam, bersalaman, salat Duha, tadarus, hapalan doa, dan salat Duhur berjamaah,” bebernya kepada Jawa Pos Radar Solo.

MIN 1 Sragen bervisi membentuk generasi bangsa yang unggul, bertakwa, berkarakter, dan berprestasi. Prestasi paling gres tahun ini yaitu siswanya berhasil menjadi finalis Olimpiade Sains Madrasah Tingkat Nasional di Manado. Serta menjadi finalis di Kompetisi Matematikan Nalaria Realistik di Jakarta.

”Siswa kami juga meraih medali perunggu lomba matematika dan sains di Institut Pertanian Bogor (IPB). Meraih medali perunggu di Hongkong International Matematical Olympiad (HKIMO) yang digelar di Malang. Kemudian, meraih medali emas di Olimpiade Topaz bidang sains tingkat provinsi,” ungkap Ruslan.

Dia berharap kegiatan peningkatan budaya literasi bersama Jawa Pos Radar Solo ini dapat meningkatkan kualitas siswa. Sehingga bisa berkompetisi di tingkat nasional dan internasional, tidak hanya di tingkat lokal. (aya/ria)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia