Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Pascapenangkapan Terduga Teroris, Awasi Ketat Pendatang di Sukoharjo

18 Oktober 2019, 15: 09: 20 WIB | editor : Perdana

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas (tengah) mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas (tengah) mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar (RAGIL LISTYO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Polres dan Kodim 0726 Sukoharjo melakukan antisipasi tingkat tinggi pascapenangkapan dan penggeledahan terduga teroris di Sukoharjo pada Selasa (15/10). Mereka mengimbau kepada camat dan lurah agar benar-benar mewaspadai para pendatang. 

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, kultur masyarakat saat ini sedikit bergeser menjadi saling acuh tak acuh. Oleh karena itu, dia mengimbau agar masyarakat lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Terutama pada pendatang yang ingin menetap di Sukoharjo.

"Saya imbau bagi masyarakat yang memiliki kos, jika ada pendatang yang mau tinggal untuk melaporkan data rekam diri ke ketua RT setempat. Hal ini perlu dan penting. Agar kita bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," terang Yugo, Jumat (18/10).

Yugo juga mengimbau agar masyarakat mengurangi sikap apatis. Terutama bagi pendatang. Pihaknya mengaku akan terus meningkatkan pengamanan Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa.

"Kita juga akan berkerja sama dengan TNI dan Pemda Sukoharjo. Sehingga wilayah Sukoharjo bisa kondusif dan aman," papar Yugo.

Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa Kodim 0726 Sukoharjo juga mengatakan hal serupa. Menurut dia, saat ini telah memasuki waktu kritis mejelang pelantikan presiden pada 20 Oktober mendatang.

"Saya imbau kepada masyarakat, khususnya kades dan lurah agar meningkatkan dan menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Terutama bagi pendatang yang tinggal kos di Sukoharjo agar melaporkan data diri seperti KTP dan KK," terangnya. (rgl/ria)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia