Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Densus 88 Geledah Kontrakan di Tasikmadu, Pascatangkap Perempuan HM

Diduga Terlibat Penusukan Menteri Wiranto

19 Oktober 2019, 15: 05: 37 WIB | editor : Perdana

Rumah kontrakan di Pokoh Baru yang sempat digeledah Densus 88 Antiteror

Rumah kontrakan di Pokoh Baru yang sempat digeledah Densus 88 Antiteror (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penggeledahan rumah kontrakan terduga teroris di Gang Apel, Pokoh Baru RT2/7 Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Sabtu (19/10).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, penggeledahan yang dilakukan di rumah kontrakan milik Alfian, warga Badranasri itu berlangsung mulai pukul 06.00. Penggeledahan digelar setelah sebelumnya densus menangkap seorang terduga teroris perempuan berinisial HM, 47, di rumah tersebut.

HM diketahui baru tinggal selama 4 bulan di rumah kontrakan tersebut bersama salah satu anaknya. HM diamankan karena keterlibatannya dengan salah satu pelaku penusukan Menkopolhukam Wiranto, beberapa waktu lalu.

Menurut Ketua RT 2/7 Pokoh Baru Adi Tugino, rumah kontrakan tersebut dihuni pasangan suami istri (pasutri) asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Yakni J, 50, dan istrinya HM, 47.

"Mereka ngontrak sejak bulan puasa lalu. Yang tinggal di situ istrinya, HM dan satu anaknya. Kalau suaminya seringnya di Solo," kata Adi.

Ditambahkan Adi, dia tidak tahu kalau ada penggeledahan di rumah kontrakan HM itu. Namun, dia memang merasa ada yang janggal. Karena sejak Jumat (18/10) sore hingga malam, ada beberapa orang mengendarai sepeda motor yang lalu-lalang di kawasan perumahan itu.

Ditanya terkait keseharian pasutri J dan HM, diakui Adi, memang kurang mengenal mereka. Sebab, pasutri asal Jatim itu jarang bersosialisasi dengan warga sekitar. (rud/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia