Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan
Lomba Beton Nasional

Pakai Serbuk Marmer, Irit Pasir dan Semen

19 Oktober 2019, 18: 00: 45 WIB | editor : Perdana

PEMENANG: Tim Ganesha juarai kompetisi beton nasional yang diselenggarakan UNS.

PEMENANG: Tim Ganesha juarai kompetisi beton nasional yang diselenggarakan UNS. (DOKUMEN PRIBADI)

Share this      

SOLO  – Selama ini, limbah pemotongan marmer tidak banyak dimanfaatkan. Padahal, jika limbah tersebut dicampur dengan beton dalam skala tepat akan menambah kekuatan tekan dari beton.

“Beton yang dicampur limbah potongan marmer mampu menjadi filler pengisi rongga-rongga yang kosong. Kami menggunakan bahan baku tersebut dicampur dengan pasir dan split,” beber mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta Fatin kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Menurutnya, dengan menggunakan serbuk marmer dan mengurangi campuran semen maupun pasir, dapat menghasilkan mutu beton yang baik dengan nilai relatif ekonomis. 

“Bisa dibilang teknik ini sekaligus dapat mengurangi biaya produksi. Namun tetap menghasilkan beton berkualitas,” sambungnya.

Inovasi ini berhasil membawa UTP mempertahankan gelar juara lomba beton nasional yang diselenggarakan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Ketua Tim Ganesha Ahmadi mengatakan, UTP mengirim dua tim dalam kompetisi tersebut. Yakni Tim Ganesha dan Tim Gatotkaca. Keduanya berhasil masuk putaran final dan meraih juara 1 dan 2.

“Untuk masuk di babak final cukup sulit. Tahapan lomba sangat  panjang. Banyak  halangan dan rintangan. Namun, dengan semangat tinggi, bimbingan dari dosen dan kekompakan tim, kami berhasil meraih peringkat 1 dan 2. Nyaris sapu bersih,” pungkasnya. (aya/wa)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia