Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Pemkab Klaten Siapkan 14 Titik Pantau Penilaian Adipura

19 Oktober 2019, 19: 41: 01 WIB | editor : Perdana

BERSIH: Pot bunga di Jalan Pemuda Klaten yang masuk penilaian Adipura, kemarin (18/10).

BERSIH: Pot bunga di Jalan Pemuda Klaten yang masuk penilaian Adipura, kemarin (18/10). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten pasang target meraih Adipura tahun ini. Keseriusan itu dibuktikan dalam rapat koordinasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Termasuk menyiapkan 14 titik pantau untuk penilaian Adipura.

“Kaitannya dengan Adipura, kami intensif berkoordinasi dengan tim penanggungjawab titik pantau. Terutama dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR). Karena mengurusi pengelolaan sampah di TPAS Troketon. Ini menjadi salah satu perhatian titik pantau kami,” jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Klaten Srihadi, kemarin (18/10).

Tempat Pengelolaan Akhir Sampah (TPAS) Troketon sudah dilengkapi instalansi pengelohan air limbah (IPAL). Termasuk melapisi bagian bawahnya dengan geomembran. Sehingga pengelolaan sampah tidak lagi open dumping. Difungsikannya IPAL di TPAS Troketon sejak 6 September ini setelah keluarnya surat dari bupati.

Melalui sistem tersebut, sampah yang menumpuk dalam satu hingga tiga hari akan tertutup dengan tanah. Sedangkan limbah yang dihasilkan sampah telah diolah. Sehingga memenuhi persyaratan dalam keikutsertaan penilaian Adipura. 

“Titik pantau penilaian Adipura tidak hanya TPAS Troketon. Kami juga siapkan sepanjang Jalan Pemuda. Termasuk sungai, sekolah, kantor, pasar, dan perumahan. Titik pantau itu nanti yang akan di verifikasi tim penilai,” urai Srihadi.

Jajaran DLHK sudah mempersiapkan titik pantau sebaik mungkin. Melibatkan seluruh OPD. Termasuk membentuk satuan tugas (satgas) untuk menyukseskan penilaian Adipura yang rencananya mulai pekan depan.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten ikut mendukung persiapan penilaian Adipura. Sejumlah titik pantau disiapkan. Mulai dari Terminal Ir. Soekarno, Stasiun Klaten, hingga penataan lahan parkir. “Terminal dan stasiun oke. Langsung dikelola pemerintah pusat. Tinggal penataan parkir di tepi jalan,” beber Sekretaris Dishub Klaten Sudiyarsono. (ren/fer) 

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia