Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Persis Solo Bidik Poin Penuh di Markas PSIM

20 Oktober 2019, 07: 25: 59 WIB | editor : Perdana

TERANCAM ABSEN: Striker Persis SOlo M Isa (jersey abu-abu) saat diturunakn melawan PS UNS (17/10).

TERANCAM ABSEN: Striker Persis SOlo M Isa (jersey abu-abu) saat diturunakn melawan PS UNS (17/10). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Laga Persis Solo melawan PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida (21/10), benar-benar cukup krusial buat kedua kubu. Ini menentukan. Jika salah satu dari tim ingin lolos ke babak 8 besar, salah satu caranya adalah harus bisa menang. Itupun tetapberharap Martapura FC tersandung di markas PSBS Biak.

Asisten Pelatih Persis Kahudi Wahyu menganggap kunci dari latihan di Solo sebelum menuju Jogja, tentu saja sangat berharap mental bermain anak-anak Persis sangat siap.

”Kita terus memantau perkembangan pemain, dan memang melawan PSIM di kandang mereka tak mudah untuk dijalani. Tapi inilah perjuangan yang harus dihadapi,” ujarnya.

Kahudi mengakui saat bermain melawan Madura FC, Persewar Waropen hingga Sulut United, Persis memang bermain dengan permainan yang tak terlalu bagus. Namun kemenangan besar di laga terakhir kontra PSBS Biak, sedikit memperlihatkan perkembangan yang signifikan. Dia mengakui kunci dalam lag akontra PSIM nanti adalah bermain enjoy, dan hiraukan semua teror di luar lapangan.

Dia mengakui Laskar Sambernyawa siap bermain lepas di markas Laskar Mataram. Ini tentu bukan perkara yang mudah mengingat lawan punya materi pemain yang cukup bagus. 

Di kubu PSIM juga percaya diri yang sama mereka perlihatkan. Terlebih ribuan suporter dipastikan akan hadir. Bahkan hingga kemarin, tiket yang dijual hampir soldout.

Pelatih PSIM Jogja, Liestiadi menyebut skuadnya sudah siap tempur. “Seharusnya saat ini Solo yang harus berpikir keras mempelajari permainan kami,” ujarnya, Jumat (18/10).

PSIM Jogja berhasil menang 2-0 saat menghadapi Persatu Tuban pada Minggu (13/10) yang lalu. Di laga itu, Liestiadi menyebut permainan Yoga Pratama dan kolega sudah cukup bagus dari sisi permainan. Pemain terlihat cukup enjoy dalam memainkan bola. 

“Melawan Solo para pemain bertahan kami saya minta untuk tampil lebih simple. Tidak boleh mengambil risiko,” tegasnya.

Liestiadi menyatakan cedera yang dialami Yoga Pratama membaik. Bahkan pemain bernomor punggung 48 itu kemungkinan besar siap dimainkan saat melawan Persis. Tapi masih akan dilihat nanti. “Saya juga tidak mau memaksakan pemain yang belum 100 persen pulih untuk bermain di laga seperti itu,” tandas Liestiadi.  (cr12/din/JPG/nik)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia