Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Rudy Minta Suporter Lebih Dewasa

20 Oktober 2019, 12: 05: 59 WIB | editor : Perdana

TEGAS: Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo usai menjalani uji coba Pemkot di Stadion Srwedari.

TEGAS: Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo usai menjalani uji coba Pemkot di Stadion Srwedari. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

TIM Persis Solo dipastikana akan berjuang sendirian tanpa pemain ke-12nya saat melawan PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida (21/10). Manajemen PSIM memang tak memberikan kuota untuk suporter Persis, dengan alasan keamanan. 

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo mengimbau agar pendukung Laskar Samber Nyawa, julukan Persis, mampu mengambil keputusan secara dewasa.

Pria yang akrab disapa Rudy itu tak ingin mengeluarkan larangan maupun permintaan untuk datang menyaksikan pertandingan di markas PSIM tersebut. Namun dia ingin pendukung Persis Solo dapat berfikir secara dewasa menyikapi konflik yang selama ini terjadi antar dua suporter bertetangga tersebut.

“Kalau sudah ada larangan dari sana untuk tak boleh datang, saya nggak akan bicara jangan berangkat. Coba dipertimbangkan sendiri. Semua sudah dewasa. Nggak perlu saya bilang A atau B,” katanya, Sabtu (19/10).

Wali kota menambahkan, masyarakat Solo harus dapat memahami kondisi persepakbolaan di tanah air. Dinamika laga ini yang rawan terjadinyagesekan, tentu jadi alasan utama pihak kepolisian untuk memutuskan larangan suporter Persis untuk datang.

“Yang kita harapkan semua harus rukun, jangan lagi ada gesekan. Gitu aja,” tegasnya.

Terlepas dari Derby Mataram, Rudy mengaku tak mau lagi mengurusi sepak bola. Dia menganggap usianya sudah tak cukup muda untuk berurusan dengan si kulit bundar. Baginya, seluruh posisi dalam sepak bola di Indonesia telah dipegangnya.  “Uwis, aku ra arep ngurusi bal-balan maneh. (Sudah, saya tidak akan ngurus sepak bola lagi),”ujarnya. (irw/nik)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia