Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Persis Solo Bidik Poin Penuh di Mandala Krida

21 Oktober 2019, 07: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Persis Solo Bidik Poin Penuh di Mandala Krida

SOLO – Persis Solo akan menjalani laga hidup mati di markas PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida Jogja, sore ini (21/10). Ugiex Sugiyanto dkk wajib menang jika ingin lolos ke babak delapan besar Liga 2 2019.

Tak mudah untuk dijalani, karena Persis akan melawan tekanan besar. Tak hanya dari 11 pemain yang diturunakn sebagai starter, namun sampai ke belasan ribu suporter PSIM yang siap membirukan Mandala Krida. Situasi ini tentu bisa membuat tekanan pada psikis pemain Laskar Sambernyawa down.

“Sepak bola ini alat pemersatu. Yang penting respect dulu saja. Mungkin ada beban, tapi saya sudah kasih masukan ke pemain bahwa kita ke sini dengan niat baik. Semua pemain PSIM kita antisipasi, tanpa terkecuali,” terang Pelatih Persis Solo Salahudin.

Dia menegaskan pemainnya diwajibkan fokus untuk menjalani permainan sebaik mungkin, dan tak boleh pecah kosentrasinya. Dia berharap laga melawan PSIM dijalani, seperti melakoni laga-laga melawan klub Liga 2 lainnya.

“Kita sudah siapkan semuanya tim sebaik mungkin. Semoga (permainan) berjalan dengan baik, sesuai yang kita harapkan. Mudah-mudahan besok akan bermain dengan bagus dan enak ditonton,” ujarnya. 

Dia sadar, PSIM memiliki komposisi pemain yang terbilang mewah. Seperti adanya sosok Ichsan Pratama, Cristian Gonzales, Sutanto Tan, Witan Sulaiman, hingga Aditya Putra Dewa.

“Kita tahu PSIM yang punya level Liga 1, namun selagi kita akan bermain bersama. Kita siap untuk meraih kemenangan,” ucapnya.

Dalam laga ini, Persis dipastikan tak bisa memainkan empat pemain kuncinya. Okky Dery terkena akumulasi kartu. Sementara itu tiga nama absen karena cedera. Mulai dari Jodi Kustiawan, Iman Budi hingga M Isa.

“Kalau berpengaruh (dengan kualitas permainan) jelas ada, tapi kita akan memaksimalkan pemain yang ada. Yang penting pemain kita bermain dengan baik dan konsisten tinggi sepanjang laga saja,” tuturnya 

Di lain sisi, PSIM jelas siap untuk melakukan revans. Situasi ini terjadi karena pada pertemuan pertama di Stadion Wilis Madiun (16/8), Persis sukses menang dengan skor 2-1 atas rival abadinya tersebut. 

Di lain sisi, PSIM tentu berharap bisa menang atas Persis. Ini penting saat ini masih ada empat tim yang masih berpeluang lolos ke babak delapan besar. Mulai dari Persis Solo, PSIM Jogja, Martapura FC dan Sulur United. Salah satu dari empat klub tersebut tentu berharap bisa menemani Mitra Kukar, Persewar Waropen dan Persik Kediri dari Grup Timur yang sudah lebih dulu lolos ke babak selanjutnya

“Empat tim sepertinya yang masih cukup besar peluangnya untuk lolos. Tapi kini Martapura FC yang lebih berpeluang lolos, karena PSBS Biak (lawannya) sudah pasti lolos. Tapi tetap kita juga masih punya peluang, walaupun diantara yang lain kita yang peluangnya paling tipis,” ujarnya.

Di lain sisi, PSIM baru saja merubah komposisi tim kepelatihan. Aji Santoso dua pekan lalu memutuskan mundur. Mantan pelatih Bandung United Liestiadi jadi pengganti, yang ditemani head coach PSIM musim lalu Erwan Hendarwanto yang kini ditunjuk sebagai asisten pelatih.

Debut Liestiadi bersama PSIM berbuah manis karena timnya menang atas Persatu pekan lalu. Soal pergantian pelatih PSIM, pasti banyak perubahan. Bisa jadi malah ada perubahan drastis (dari sisi permainan). Seperti lebih ofensif ketimbang di putaran pertama saat kita bertemu mereka dulu,” jelas Salahudin.

Sementara itu Liestiadi mengakui sesuai dengan harapan dari seluruh pihak, dari pemain, tim kepelatihan, manajemen, suporter hingga masyarakat Jogja, kemenangan jadi harga mati yang akan mereka perjuangkan. 

 Sesuai harapan kita semua, tentu kemenangan wajib kita dapatkan. Kita akan menampilkan hal menarik, fairplay, dan tidak mencederai hal-hal yang bersifat tak benar,” ujar Liestiadi. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia