Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Features
Awas Bahan Berbahaya Di Kosmetik Kecantikan

Selebgram Selektif Terima Endorse, Tolak Tawaran Tak Jelas 

21 Oktober 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Perdana

selebgram

selebgram

Share this      

TINGGINYA minat pengguna kosmetik dewasa ini banyak dipengaruhi ketokohan seseorang. Salah satunya lewat endorse para bintang selebgram. Seperti model asal Solo Widya Loka yang memiliki follower instagram (IG) hingga 24 ribuan, dan Anggitha Sulistyaningrum dengan follower 34 ribu kerap mempromosikan sejumlah produk kecantikan via akun instagram masing-masing. 

Ditemui di salah satu gerai batik terkemuka di Kota Solo, model berparas ayu ini tampak anggun dibalik balutan kain batik yang dia kenakan. Dia bersiap menjalani pemotretan salah satu produk busana baru salah satu brand kenamaan di Solo. “Kebetulan diminta jadi model busana ini,” jelas Widya sore itu.

Selain sering diminta untuk membawakan busana terbaru, akun instagram miliknya juga ramai dengan giat promosi. Tak hanya produk busana, berbagai macam produk terbaru seperti kuliner hingga kosmetik pernah dia tawarkan lewat akun miliknya. Dia pun tak banyak pertimbangan saat menerima tawaran untuk mempromosikan suatu produk, kecuali jika produk tersebut adalah produk kecantikan. “Pertama kali endorse via IG itu 3 tahun lalu, waktu follower saya masih 10 ribuan gitu,” jelas dia.

Sejak itu berbagai produk mulai sering dia promosikan, tanpa terkecuali sejumlah produk kosmetik. Untuk produk kecantikan, dia menerima semua produk yang diinginkan. Hanya dia cenderung cerewet jika pihak yang meng-endorse menawarkan produk kecantikan yang benar-benar baru bagi dirinya.

 “Biasanya saya agak detail ini kalau diminta promosi kosmetik. Saya mulai tanya apa produknya, dari mana, apa saja kandungan-kandungannya, sampai ke ada izin dari BPOM atau tidak,” bebernya.

Meski terbilang menguntungkan, dia tak segan menolak tawaran yang tidak begitu jelas. Khususnya jika barang yang ditawarkan tidak mengantongi izin BPOM. Dia tak mau di kemudian hari disalahkan oleh follower-nya jika menawarkan produk yang tidak jelas dari mana asalnya. 

“Kalau buat perempuan kan memilih kosmetik yang benar itu sangat penting. Jangan sampai niatnya ingin cantik malah jadi rusak kulitnya,” ucap dia.

Kejeliannya dalam menanyakan produk yang bakal dia promosikan itu juga didasari karena dia memiliki kulit sangat sensitif. Dia lebih nyaman menggunakan produk-produk yang sudah jelas bahan-bahan dan dilengkapi izin yang ditetapkan pemerintah. 

“Kalau mau pakai produk itu harus jeli. Soalnya sekarang ini juga ada yang mencantumkan izin abal-abal. Setahu saya itu bisa dikroscek lewat internet atau ditanyakan langsung ke BPOM,” beber Widya.

Dia lebih menyarankan menjaga kecantikan dengan perawatan normal dan pemakaian bahan alami. Baginya tak perlu memakai kosmetik mahal atau yang lagi hits saat ini. “Rajin bersihkan muka setelah pakai make up, minum air putih yang banyak dan makan makanan yang sehat. Karena cantik itu bukan hanya dari luar tapi dari dalam diri,” tegas dia.

Berbeda dengan Widya, banker berparas ayu yang akrab disapa Anggitha ini baru sebulan ini mulai menerima tawaran endorse di akun IG miliknya. Perempuan yang juga kerap menjadi bidikan lensa sejumlah fotografer di Kota Bengawan ini pun mengaku sempat mempromosikan beberapa produk kecantikan. Hanya saja dia membatasi pada produk-produk yang sudah terverifikasi oleh BPOM. 

“Saya terima endorse itu baru mulai September ini. Beberapa yang ramai itu endorse kosmetik, tapi kalau izinnya nggak jelas saya ogah,” kata dia.

Dia meminta masyarakat agar jeli dalam melihat produk kecantikan. Mulai dari izin BPOM, memverifikasi izin itu abal-abal atau tidak, hingga melihat bahan-bahan yang terkandung dalam kosmetik itu. “Ya, pokoknya jangan ragu. Tanya kalau ragu waktu pilih kosmetik. Intinyan jangan sampai salah pilih saja,” tutur Anggitha. (ves/bun)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia