Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Manajer Persis Kecewa: Keamanan Tak Berjalan Baik Mengawal Kita

21 Oktober 2019, 22: 28: 13 WIB | editor : Perdana

Ricuh suporter yang terjadi di tengah Stadion Mandala Krida

Ricuh suporter yang terjadi di tengah Stadion Mandala Krida (RADAR JOGJA)

Share this      

JOGJA - Manajer Persis Solo Langgeng Jatmiko mengaku kecewa karena pihak keamanan tak berjalan dengan baik mengawal Persis. Akhirnya para pemain Persis terpaksa melarikan diri lantaran merasa terancam. 

”Selama pertandingan, bench kita sedikit dilempari. Akhirnya pas mau bubar malah pada nyerbu pemain Persis,” terang Manajer Persis Solo Langgeng Jatmiko kepada Jawa Pos Radar Solo usai pertandingan kontra PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida Jogja, Senin (21/10).

Diberitakan sebelumnya, pemain Persis Mochamad Shulton Fajar menjadi korban. Dia mengalami tendangan dari belakang yang dilakukan oleh salah satu pemain PSIM Ahmad Hisyam Tolle.

Apa yang terjadi oleh Shulton memang terjadi dari tensi panas di laga ini. Eks penggawa PSIM musim lalu yang saat ini bergabung dengan Persis tersebut dianggap kubu lawan sengaja mengulur-ngulur waktu. Hal ini memancing emosi gelandang PSIM, Achmad Hisyam Tolle. 

Dia menghampiri dan memukul Shulton. Sontak, Tolle pun dikenai kartu kuning kedua di akhir laga, yang membuat dia dipaksa harus ke luar lapangan lebih cepat oleh wasit Zetman Pangaribuan.

Tak sampai di situ, sikap provokatif kembali ditunjukkan Shulton dan memantik pemain PSIM lainnya, Raymond Ivantonius Taunt. Yang juga memukulnya. Raymond akhirnya juga dikenai kartu merah di babak injury time. 

Di luar dugaan saat di pinggir lapangan Tolle yang masih emosional, berlari ke arah Shulton dan melakukan tendangan kunfu ke punggung sang pemain. Shulton akhirnya langsung lari ke ruang ganti

”Saya kurang tahu kejadiannya seperti apa. Soalnya pas suporter masuk, kita semua (pemain, pelatih dan manajemen Persis) langsung mengamankan diri. Yang saya tahu coach Choirul Huda mengalami pukulan hingga berdarah di depan matanya. Harusnya kubu PSIM kena sanksi atas perlakuan mereka,” ujar Langgeng. (nik/ria)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia