Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Wartawan dan Kendaraan Polisi Jadi Sasaran Amukan Suporter PSIM

21 Oktober 2019, 22: 44: 32 WIB | editor : Perdana

Kendaraan polisi juga jadi sasaran amukan massa suporter PSIM

Kendaraan polisi juga jadi sasaran amukan massa suporter PSIM (GUNTUR ARGA/RADAR JOGJA)

Share this      

JOGJA – Ricuh pascalaga PSIM Jogja kontra Persis Solo merembet hingga luar stadion. Para suporter PSIM yang kecewa kembali berbuat anarkistis.

Lagi-lagi, wartawan yang meliput laga tersebut juga jadi korban. Tak hanya wartawan Goal Indonesia Lukas Budi Cahyono yang kena intimidasi salah seorang pemain PSIM Jogja. Fotografer Jawa Pos Radar Jogja Guntur Arga pun tak luput dari bogem mentah para suporter tuan rumah. 

”Kondisi saat itu chaos. Saya melihat ada petugas damkar (pemadam kebakaran) mau mengevakuasi teman-teman (penonton) di tribun barat sebelah utara. Setelah saya motret, tiba-tiba ada yang mencekik dari belakang lalu badan saya dipukul ramai-ramai. Saya lihat ada satu orang pakai kaos suporter, tapi lainnya gak tahu,” beber Guntur, Senin (21/10). 

Akibat lima kali pukulan di kepala bagian belakang, Guntur mengalami luka memar hingga terasa pusing. “Mudah-mudahan tidak apa-apa. Saya sangat menyesalkan ini. Sebab, saya saat itu sedang tugas jurnalistik. Ada kode etiknya juga,” ujarnya. 

Di bagian lain, terkait aksi kericuhan yang terjadi di lapangan, manajemen PSIM memilih tutup mulut. “Saya no comment dulu,” ujar Sekretaris Umum PSIM Jogja Jarot Sri Kastawa. 

Sementara itu, di luar stadion, suporter PSIM yang kecewa timnya kalah kembali berbuat anarkistis. Sejumlah oknum suporter membakar dan merusak mobil serta truk polisi. Polisi terpaksa melepaskan gas air mata. Hingga akhirnya kericuhan bisa diredam.

”Kericuhan berawal setelah pertandingan selesai. Brajamusti yang kecewa melakukan tindakan anarkistis. Mereka menyerang proses evakuasi pemain Persis. Mereka juga mengadang dan merusak kendaraan polisi. Polisi mengeluarkan tindakan tegas untuk mencegah tidakan anarkistis,” terang Kapolresta Jogjakarta Kombes Pol Armaini. (riz/JPG/nik/fer/bun/ria)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia