Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Kasus Korupsi Dana Kasda, Eks Bupati Sragen Agus Dituntut 1,5 Tahun

22 Oktober 2019, 07: 35: 59 WIB | editor : Perdana

Agus Fatchur Rahman jalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/10)

Agus Fatchur Rahman jalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/10) (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Share this      

SEMARANG – Mantan Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman bisa sedikit bernapas lega. Sebab, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen hanya menuntut 1 tahun 6 bulan penjara atas kasus korupsi dana kas daerah (kasda) Pemkab Sragen 2003-2011 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin (21/10).

JPU Kejari Sragen Agung Riyadi menyatakan, terdakwa dibebaskan dari dakwaan primer, Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Ayat (1) Huruf b Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Namun,  terdakwa Agus telah terbukti bersalah sebagaimana dakwaan subsider yang diatur dalam Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Menuntut majelis hakim agar menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan. Membebani pidana denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan,” kata ketua majelis hakim Sulistyono, didampingi dua hakim anggota, Robert Pasaribu dan Agoes Prijadi.

Selain itu, terdakwa juga dituntut agar dijatuhi hukuman tambahan berupa membayar uang pengganti sebesar Rp 10 juta.  “Apabila tidak sanggup membayar maka diganti dengan pidana penjara selama 9 bulan,” tandasnya.

Menanggapi tuntutan itu, Agus, siap menghadapinya dan bakal mengajukan pembelaan. Dikatakan dia, pembelaan akan dibacakan bersamaan hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober  mendatang.

“Pembelaanku dibacakan 28 Oktober, hari spesial banget,” kata Agus, sembari meninggalkan pengadilan.

Perlu diketahui, Agus Fatchur Rahman sudah ditahan sejak 14 Juni lalu di Lapas Sragen. Agus ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Sragen pada Desember 2018. Sedangkan, kasus korupsi Kasda Sragen 2003-2011 terjadi pada masa Pemerintahan Bupati Sragen Untung Wiyono. Saat itu, Agus Fatchur Rahman menjabat sebagai wakil bupati. Kasus korupsi ini juga melibatkan mantan Bupati Sragen Untung Wiyono dengan total kerugian negara sebesar Rp 11,2 miliar. 

Dalam kasus ini, Untung divonis 7 tahun penjara dan kini telah bebas. Dia mengembalikan dana Rp 10,6 miliar dari kerugian Rp 11,2 miliar, sehingga masih ada selisih nilai Rp 604,6 juta. Kejari Sragen kemudian kembali melakukan penyelidikan dan menetapkan Agus Fatchur Rahman sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Kasda Sragen. (jks/jpg/bun)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia