Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Total Rp 26 Miliar untuk Pilkada Solo

23 Oktober 2019, 14: 17: 27 WIB | editor : Perdana

Total Rp 26 Miliar untuk Pilkada Solo

SOLO – Naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) telah disepakati pemkot dan penyelenggara pemilihan umum (pemilu) awal bulan lalu. Bermodal kesepakatan tersebut, tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 siap digelar.

Ketua DPRD Kota Surakarta Budi Prasetyo mengatakan, nominal anggaran untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta senilai Rp 15 miliar, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rp 7 miliar, dan kepolisian Rp 4 miliar.

“Hasil tersebut disepakati setelah dua kali dilakukan revisi. Misalnya KPU saat revisi kedua masih Rp 17,5 miliar,” kata Budi, Selasa (22/10).

Pencairan anggaran itu dilakukan dalam beberapa termin. Di setiap termin, masing-masing penerima anggaran harus menunjukkan hasil kerjanya secara bertahap. Politisi PDI Perjuangan tersebut meminta KPU segera memulai melaksanakan tahapan pilkada 2020. Dia yakin anggaran tersebut cukup untuk menyelesaikan seluruh tahapan.

“Sebelum NPHD kita juga telah siapkan anggaran di APBD Perubahan tahun ini. Meski jumlahnya tidak begitu besar, tapi cukup untuk persiapan,” imbuhnya.

Anggaran persiapan dalam APBD Perubahan, lanjut Budi, sekitar Rp 150 juta hingga Rp 250 juta. Itu dinilai cukup untuk memulai tahapan sebelum termin pertama cair.

Ketua KPU Kota Surakarta Nurul Sutarti memahami penyesuaian anggaran penyelenggaraan pemilu 2020. Dia menganggap pemkot cukup proposional dalam menyusun APBD 2020. Dengan anggaran Rp 15 miliar, dia berharap dapat membuat skema pilkada dengan tiga calon wali kota dan wakil wali kota.

“Skema tiga calon kita asumsikan dari jumlah kursi DPRD yang hanya memungkinkan mengusung dua pasangan calon. Sedangkan satu pasang lagi dialokasikan untuk wakil perorangan (jalur independen),” katanya.

Namun, skema tersebut dapat berubah seiring perkembangan dinamika politik di Kota Bengawan. Saat ini baru satu pasangan calon yang sudah disiapkan PDI Perjuangan. Partai dengan suara mayoritas itu telah mengajukan nama Achmad Purnomo-Teguh Prakosa ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai untuk memperoleh rekomendasi. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia