Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo
Revitalisasi Pasar Mebel

Pedagang Minta Ruang Pamer dan Produksi Tak Terpisah Jauh

23 Oktober 2019, 14: 20: 34 WIB | editor : Perdana

AKAN DIREVITALISASI: Pedagang Pasar Mebel menyiapkan dagangan. 

AKAN DIREVITALISASI: Pedagang Pasar Mebel menyiapkan dagangan.  (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Paguyuban pedagang Pasar Mebel di Jalan A. Yani, Gilingan, Banjarsari berharap tempat produksi dan jual beli tetap di lokasi yang sama ketika wacana revitalisasi diwujudkan. Kalau pun terpaksa dipisah, tidak terlalu jauh.

“Pada dasarnya kami setuju penataan Pasar Mebel karena bangunannya sudah memprihatinkan. Namun, kami berharap lokasi ruang pamer dan ruang produksi tidak terpisah jauh. Terpisah boleh, misalnya apabila pasar dibangun dua lantai, bagian bawah digunakan sebagai lokasi produksi, sedangkan lokasi atas ruang pamer,” jelas ketua paguyuban Pasar Mebel Sidik Budhi Santoso, Selasa (22/10).

Menurut Sidik, pasar tersebut ditempati sekitar 80 pedagang. Mayoritas kekurangan pekerja maupun peralatan. Kondisi tersebut dikhawatirkan menyulitkan ketika harus memindahkan barang dari ruang produksi ke ruang pameran. 

Namun, paguyuban Pasar Mebel menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada pemkot. Bila dipastikan direvitalisasi, pdagang meminta untuk adaptasi.

Sekadar informasi, wacana revitalisasi Pasar Mebel mengungat ketika pemkot mematangkan detailed engineering design (DED) pasar setempat. Desain pasar dibuat dua lantai dengan semua kios menghadap ke bagian dalam pasar.

“Pasar Mebel nanti hanya digunakan untuk ruang pamer (showroom) dan finishing. Pedagang dilarang memproduksi mebel di dalam pasar," terang Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi belum lama ini. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia