Kamis, 20 Feb 2020
radarsolo
icon featured
Olahraga

Persis Lapor Komdis, Manajemen: Tolle Harus Kena Sanksi Berat

24 Oktober 2019, 07: 35: 59 WIB | editor : Perdana

Bek PSIM Jogja Achmad Hisyam Tolle siap menerima sanksi berat dari PSSI karena tindakan brutalnya ke pemain Persis Solo

Bek PSIM Jogja Achmad Hisyam Tolle siap menerima sanksi berat dari PSSI karena tindakan brutalnya ke pemain Persis Solo (RADAR JOGJA PHOTO)

Share this      

SOLO – Aksi anarkistis pemain PSIM Jogja Achmad Hisyam Tolle kepada pemain Persis Solo M. Shulton hingga intimidasi ke wartawan asal Solo Lukas Budi Cahyono telah jadi cibiran banyak pihak. M. Shulton berharap pengalaman buruk ini jadi yang terakhir kali.

”Sepak bola itu kekeluargaan, jadi harapan saya jangan sampai ada kejadian lagi seperti ini. Saya tak dendam (dengan Tolle, Red),” ucap Shulton kepada Jawa Pos Radar Solo.

Mantan penggawa PSIM musim lalu tersebut juga mengakui belum mendapat panggilan dari pihak Komdis PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait kejadian di Stadion Mandala Krida Jogja pada Senin (21/10) lalu.

Sementara itu, gelandang Persis Slamet Budiono yang di babak pertama sempat kena cekek Tolle juga ikut prihatin. Terlebih dia dan Tolle sempat gabung satu tim di PSS Sleman musim lalu.

”Saya minta dia berubah. Kasihan buat karir dia ke depannya, soalnya pasti dapat sanksi nantinya. Sebagai sesama pemain bola, seharusnya jangan sampai kejadian seperti ini dia lakukan. Kalau pemain kena (anarkis) dari suporter wajar, tapi kalau sesama pemain, jelas sangat disayangnya. Toh, kita sama-sama cari makan dari olahraga ini," ujar Slamet Budiono.

Sehari setelah kejadian, Tolle sempat melontarkan permintaan maafnya via Instagram pribadinya, achmadhisyamtolle.44.

“Assalamualaikum wr wb. Saya pribadi mau menyampaikan perihal tentang kejadian kemarin pada saat pertandingan PSIM v PERSIS. Pertama-tama saya memohon maaf atas prilaku saya yang buruk sebagai pesepakbola professional, khususnya saya meminta maaf kepda pemain Persis Solo yang bersangkutan dan juga kepada wartawan. Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran yangberharga buat saya untuk kedepannya. Tak ada pembelaan sama sekali atas prilaku buruk saya, dan saya untuk kedepannya. tak ada pembelaan sama sekali atas perilaku buruk saya, dan saya pun siap menerima konsekuensi apapun itu terhadap perilaku saya. Saya salah dan saya mengakui kesalahan saya. Sekali lagi saya mengakui kesalahan saya, sekali lagi saya meminta maaf kepada semua yang kecewa dan sakit ahati atas perilaku buruk saya," ujar Tolle.

Manajemen Persis mengakui sudah melaporkan Tolle dan pihak PSIM atas kejadian di laga Derby Mataram tersebut ke Komdis PSSI dan PT LIB selaku operator kompetisi. ”Kalau saya pribadi, Tolle harus dihukum berat. Seperti tidak boleh main lama, biar dia jera. Pihak PSIM juga harus kena sanksi karena sudah sering mereka musim ini kejadian seperti itu (suporter PSIM ricuh di dalam stadion saat mendukung timnya, Red),” ujar CEO Persis Solo Azmi Alqamar. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia