Selasa, 10 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Disperwaskim Kebut Proyek Gedung DPRD Klaten

25 Oktober 2019, 15: 23: 13 WIB | editor : Perdana

BELUM RAMPUNG: Proyek pembangunan gedung DPRD Klaten ditarget selesai tahun ini.

BELUM RAMPUNG: Proyek pembangunan gedung DPRD Klaten ditarget selesai tahun ini. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Pembangunan gedung DPRD Klaten ditargetkan selesai tahun ini. Proyek tersebut masuk tahap kedua dengan nilai kontrak Rp 7,1 miliar. Gedung DPRD yang baru ini berada tepat di belakang gedung lama. 

“Gedung DPRD yang baru memiliki 42 ruangan untuk anggota dewan. Delapan ruangan lainnya untuk pimpinan DPRD dan komisi. Gedungnya sudah siap tahun ini,” ucap Kabid Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperwaskim) Klaten sekaligus PPKom Agus Pancaji, kemarin (24/10).

Terkait kapan anggota dewan ngantor, diserahkan kepada sekretariat dewan (setwan). Mengingat pengadaan sarana penunjang dan fasilitas di dalam gedung merupakan kewenangan setwan.

“Gedung baru dilengkapi dua lift. Sedangkan untuk kegiatan rapat komisi, masih pakai gedung lama. Tahun ini belum ada pengerjaan untuk menghubungkan lantai II gedung lama dengan yang baru,” urainya.

Kepala Disperwaskim Klaten Pramana Agus Wijanarka menambahkan, proyek gedung DPRD yang baru ditargetkan selesai tahun ini. Termasuk sejumlah gedung lainnya yang sedang dalam tahap pembangunan. “Di antaranya kantor dinas komunikasi dan informatika (diskominfo) dan inspektorat,” bebernya.

Wakil Ketua DPRD Klaten Hariyanto mengapresiasi proyek pembangunan gedung baru. Mengingat gedung lama kapasitasya kurang memadai dan representatif. “Gedung baru ini diharapkan memacu kinerja teman-teman anggota dewan. Biar mereka nyaman di kantor,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Widodo, anggota dewan dari Fraksi PKS. “Harapannya gedung ini bisa membantu kinerja DPRD agar lebih baik dan efektif. Saya anggota DPRD Klaten yang baru. Kalau menempati gedung lama, kurang nyaman. Contohnya di ruang fraksi, harus berdesak-desakan jika diisi lima sampai tujuh orang,” katanya. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia