Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Stadion Sriwedari Perlu Berbenah, jika Jadi Venue Latihan PD U-20

26 Oktober 2019, 07: 10: 59 WIB | editor : Perdana

DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO

DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO (Kondisi lapangan Stadion Sriwedari)

Share this      

SOLO – Indonesia dipastikan akan jadi tuan rumah Piala Dunia (PD) U-20 pada 2021 mendatang. Stadion Manahan Solo jadi salah satu calon venue pertandingan. Dari 10 nama yang masuk nominasi, PSSI sepertinya bakal menunjuk enam venue yang akan digunakan.

Manahan akan bersaing dengan Stadion Pakansari Bogor, Kapten I Wayan Dipta Bali, Mandala Krida Jogjakarta, Jakabaring Palembang, Wibawa Mukti Cikarang, Patriot Bekasi, Si Jalak Harupat Bandung, Gelora Bung Karno Jakarta, dan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

Jika Stadion Manahan terpilih oleh PSSI, dipastikan Pemkot Surakarta harus mempersiapkan lima lapangan pendukung yang nantinya  digunakan untuk lokasi latihan. Hingga saat ini ada beberapa nama yang masuk pilihan. Mulai dari Lapangan Kottabarat, Banyuanyar, Sriwedari, Karangasem, dan Lapangan UNS.

Kepala Pengelola Stadion Sriwedari Sri Widadi mengakui bahwa Stadion Sriwedari memang jadi lokasi utama untuk jadi lapangan latihan, andaikan Manahan terpilih.

”Stadion Sriwedari masih banyak PR yang perlu dibenahi. Yang paling urgent tentu saja ruang ganti pemain. Lokasi lama di bawah tribun jelas sangat tidak representatif, makanya sudah lama kita ganti di ruangan lain bagian dalam stadion. Tapi lokasi ruangan baru pun kalau untuk event internasional perlu dibenahi. Minimal dipasang AC,” ujar pria yang akrab disapa Dadit tersebut.

Legenda Arseto dan Persis Solo di tahun 1980-1990an itu menambahkan, bench pemain di Sriwedari sudah tak layak pakai. Bangunan itu masih terkesan jadul. Karena kini kondisi bangunan permanennya memprihatinkan. Bahkan bench pemain di sisi selatan atapnya sudah rusak.

”Ke depannya tentu harus dibangun baru. Minimal bench portabel seperti yang di Stadion Manahan. Soalnya tempat duduk pemain cadangan lama kecil sekali dan bentuknya masih jadul,” ujarnya.

Untuk lapangan dia mengakui Stadion Sriwedari termasuk yang cukup representatif. Termasuk yang cukup baik ketimbang lapangan alternatif lainnya. ”Kalau lapangan sudah bagus, tapi kalau perlu pembenahan yang tak masalah. Yang pasti lapangan ini siap pakai, asal enggak hujan deras saja,” ucapnya. (nik)  

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia