Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Naik Trail, Pantau Proyek di Pelosok

26 Oktober 2019, 18: 36: 22 WIB | editor : Perdana

MEDAN TERJAL: Tim TP4D dan DPU cek pengecoran jalan di tiga desa, Kecamatan Pracimantoro kemarin (25/10).

MEDAN TERJAL: Tim TP4D dan DPU cek pengecoran jalan di tiga desa, Kecamatan Pracimantoro kemarin (25/10). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Tim pengawal dan pengamanan pemerintah dan pembangunan daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri melakukan trabas menggunakan motor trail di tiga Desa Suci, Gambirmanis, dan Joho, Kecamatan Pracimantoro.

Itu guna mengawasi proyek infrastruktur senilai Rp 15 miliar bersumber dari dana alokasi umum (DAU) dan APBD Wonogiri. “Timnya tadi ada kepala Kejari Wonogiri, ketua dan wakil ketua TP4D, kepala dinas pekerjaan umum dan rekanan. Semua mengendarai trail,” terang Ketua TP4D Kejari Wonogiri Amir Akbar mewakili Kepala Kejari Agus Irawan Yustisianto, Jumat (25/10).

Menurut Amir, waktu pelakaanaan kontrak selama 105 hari kalender. Mulai 4 September  sampai 18 Desember 2019. Pekerjaan terdiri dari pengecoran jalan, pembuatan fondasi dan bahu jalan.

Panjang jalan yang sudah dicor sekitar 1.800 meter dari total 8.900 meter. Untuk fondasi menyisakan satu titik pengerjaan. Pelaksanaan proyek, lanjut Amir, harus diawasi meskipun harus melintasi medan terjal. Itu guna mencegah munculnya masalah.

Ditambahkan Amir, TP4D memberikan masukan kepada pelaksana proyek agar menjaga stok material guna mengantisi datangnya musim hujan. Tidak kalah pentingnya adalah tetap menjaga kualitas proyek serta melaksanakan pekerjaan sesuai kontrak.

Diberitakan sebelumnya, tahun anggaran 2019 menyisakan waktu tak lebih dari 90 hari. Sebab itu, DPRD Wonogiri mendesak pemkab melakukan percepatan penyerapan anggaran.

"Perubahan APBD khususnya pada belanja perubahan, betul-betul untuk segera dilaksanakan pada sisa waktu setelah Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Wonogiri Tahun Anggaran 2019 ditetapkan," kata Ketua Badan Anggaran DPRD Wonogiri Setyo Sukarno belum lama ini.

Ditegaskannya, pemkab harus konsisten melaksanakan langkah percepatan penyerapan anggaran 2019 guna menghindari potensi besarnya sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa), serta meningkatkan kualitas pelayanan umum masyarakat melalui evaluasi organisai perangkat daerah. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia