Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Tendang Kungfu Pemain Persis, Bek PSIM Disanksi Absen 5 Tahun

26 Oktober 2019, 23: 48: 25 WIB | editor : Perdana

Tendang Kungfu Pemain Persis, Bek PSIM Disanksi Absen 5 Tahun

SOLO– Komisi Disiplin (Komdis) PSSI  akhirnya mengumumkan hasil sidang mereka yang sudah digelar Jumat 25 Oktober lalu, kemarin (26/10).

Ada 18 poin keputusan, salah satunya terkait apa yang terjadi di laga PSIM Jogja melawan Persis Solo di Stadion Mandala Krida (21/10).

Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 3-2 untuk tim tamu Persis tersebut, terjadi banyak insiden. Salah satu yang jadi sorotan adalah aksi tidak sportif yang dilakukanoleh Bek PSIM Achmad Hisyam Tolle yang menendang punggung gelandang Persis M Shulton Fajar usai di kartu merah wasit.

Bahkan aksi tak terpuji eks kapten PSS Sleman tersebut berlanjut saat dia mengintimidasi wartawan Goal Indonesia, yang memotret kejadian tersebut. Dia memaksa foto yang direkam Lukas Budi Cahyono untuk dihapus. Karena tertekan Budi akhirnya memaksanya, karena diintimidasi pemain PSIM lainnya, yakni Aldaier Makatindu.

Tolle dinyarakan bersalah. Komdis akhirnya memberikan sanksi super sadis padanya, dengan  larangan beraktivitas sepak bola di lingkungan PSSI selama lima tahun. Sementara itu terkait Aldaier yang melakukan intimidasi pada Budi hanya dapat teguran keras.

Satu pemain PSIM lainnya yakni Raymond Ivantonius juga kena sanksi. Dia dikartu merah wasit dalam laga ini, karena sempat memukul Shulton. 

Komdis memberikan hukuman pada eks pemain PSIS Semarang tersebut, berupa larangan bermain sebanyak dua pertandingan padanya. 

Di lain sisi, karena aksi suporter PSIM yang masuk ke lapangan untuk mengejar pemain Persis, hingga memukul fotografer Jawa Pos Radar Jogja Guntur Aga Tirtana saat sedang memoto kejadian di lapangan, Komdis akhirnya memberi sanksi pada PSIM, larangan tanpa penonton selama dua bulan pada saat laga home pada musim kompetisi 2020, karena PSIM sudah terhenti langkahnya di Liga 2 2019. Selain itu Laskar Mataram juga didenda Rp. 100 juta.

Budi Cahyono sendiri sudah melapor ke pihak Polda DIJ, terkait aksi negatif pemain PSIM padanya. Dia ditemani Guntur dan wartawan DIJ lainnya yang melapor kejadian kisruh di stadion Mandala Krida saat itu ke pihak kepolisian.

Tolle pada (24/10) lalu sempat bertemu dengan Budi Cahyono di salah satu cafe di Sleman. Dimomen tersebut dia mengutarakan permintaan maafnya atas aksinya tersebut. Dia siap menjalankan semua sanksi yang sepertinya akan diterimanya.

"Saya pribadi dengan segala kerendahan hati meminta maaf atas perbuatan saya kemarin. Waktu itu lost control," ucap Ahmad Hisyam Tolle. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia