Jumat, 06 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Faskes Pemerintah Harus Berinovasi

28 Oktober 2019, 12: 20: 13 WIB | editor : Perdana

BERI ARAHAN: Bupati Untung Yuni Sukowati saat meninjau pameran inovasi kesehatan.

BERI ARAHAN: Bupati Untung Yuni Sukowati saat meninjau pameran inovasi kesehatan. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Pemkab Sragen meminta instansi kesehatan milik pemerintah memberikan pelayanan optimal pada pasien. Selain itu, harus membuat inovasi agar tidak kalah bersaing dari swasta. 

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan inovasi pelayanan tidak hanya dari fasilitas kesehatan swasta saja. Namun fasilitas kesehatan milik pemerintah hingga setingkat rumah sakit juga harus mampu bersaing.

”Jadi disini Puskesmas se-Kabupaten Sragen, RS milik pemerintah, maupun swasta berlomba-lomba metampilkan inovasi terbaiknya. Supaya masyarakat tahu keunggulan dari masing-masing fasilitas kesehatan di Kabupaten Sragen,” ujar Mbak Yuni saat meninjau stand Pameran Inovasi Kesehatan (Pikes) 2019, kemarin (27/10).

Lantas setiap fasilitas kesehatan juga harus mampu menggali potensi yang dimiliki bidang kesehatan. Dia meminta keunggulan dari program inovasi yang dibuat di masing-masing puskesmas dan rumah sakit memiliki tema yang berbeda. Serta harus mampu memetakan layanan sesuai kebutuhan masalah kesehatan masyarakat sekitarnya. 

Misalnya Puskesmas Mondokan. Mengingat masalah angka stunting di wilayah Mondokan tinggi, maka puskesmas punya layanan yang fokus pada penanganan stunting. ”Di Mondokan satu kader mendampingi satu penderita stunting,” beber Yuni.

Sedangkan Puskesmas Sambirejo fokus pada penanganan penyakit tuberculosis (TB). Karena di Sambirejo menjadi percontohan untuk penanganan TB. Selain beragam upaya inovasi layanan puskesmas dan rumah sakit, masyarakat diharap mampu memahami program di setiap puskesmas maupun rumah sakit yang ada di setiap daerahnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen Hargiyanto mengatakan, perlunya mengenalkan program kesehatan untuk membantu masyarakat. Selain itu juga penting bagi pribadi mengubah gaya hidupnya menuju status kesehatan yang optimal.

”Ini merupakan cara lain kamu untuk mengedukasi kesehatan kepada masyarakat.Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang masalah-masalah kesehatan,” bebernya.  

Dia menekanan DKK Sragen bertekad meningkatkan upaya promotif dan preventif soal kesehata  di Kabupaten Sragen. Pihaknya mendorong petugas puskesmas untuk meningkatkan kemampuannya dalam mengimplementasikan serta mendokumentasikan inovasi yang dilaksanakan di wilayah kerjanya.

”Dengan sosialisasi yang baik, inovasi program kesehatan sampai masyarakat,” tuturnya. (din/adi

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia