Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Pemkot Bredel Reklame di Kawasan tanpa Rokok

31 Oktober 2019, 14: 01: 03 WIB | editor : Perdana

BERSIH: Taman Monumen 45 Banjarsari yang menjadi salah satu kawasan tanpa rokok.

BERSIH: Taman Monumen 45 Banjarsari yang menjadi salah satu kawasan tanpa rokok.

Share this      

SOLO – Pemkot makin tegas menerapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Kemarin (30/10), Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Surakarta mencopot dua reklame rokok berbentuk spanduk di lokasi KTR.

"Satu berupa baliho rokok di warung kelontong depan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, dan satunya banner rokok di sekitar SMAN 4 Surakarta,” jelas

Kasubbid Kepatuhan BPPKAD Surakarta Andri Wahyudi, Rabu (30/10).

Pemilik toko tidak mempermasalahkan pencopotan reklame tersebut. Mengingat pemilik toko hanya sebatas diminta bantuan memasang iklan rokok oleh perusahaan bersangkutan. 

Selain spanduk iklan rokok, BPPKAD menertibkan 21 reklame tanpa izin. Sebelumnya, petugas memberikan peringatan kepada pemilik reklame dan menempelkan stiker teguran. "Reklame yang tidak berizin kami beri waktu sepekan untuk bongkar sendiri atau dibantu petugas. Kalau yang melanggar KTR langsung kami lepas," tegas Andri. 

Direktur Yayasan Kepedulian untuk Anak (Kakak) Surakarta Shoim Sahriyati mengapreisiasi langkah tegas pemkot menegakkan Perda KTR yang disahkan per Agustus lalu.

Menurutnya, dengan ketegasan itu, masyarakat paham soal KTR. “Kami berharap besar larangan iklan, promosi, dan sponsor rokok bisa diatur di Perda Reklame mendatang. Sambil menunggu itu, penerapan KTR harus ditegakkan optimal,” tandas dia. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia