Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Suami Korban Tabrak Lari Overpass Manahan Menggugat

Sesalkan Lambatnya Penanganan Kasus

31 Oktober 2019, 14: 12: 14 WIB | editor : Perdana

Aksi tabur bunga dan doa mengenang korban tabrak lari di Overpass Manahan beberapa waktu lalu

Aksi tabur bunga dan doa mengenang korban tabrak lari di Overpass Manahan beberapa waktu lalu (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Polresta Surakarta kembali menghadapi gugatan praperadilan terkait kasus tabrak lari di Overpass Manahan yang menewaskan Retnoningtri, warga Selembaran RT 03 RW 03 Kelurahan/Kecamatan Serengan. Kali ini penggugat adalah suami korban, Marthen Jelipele.

“Sudah hampir empat bulan, tapi tidak ada titik terang terungkapnya (kasus). Saya memutuskan minta bantuan hukum. Berulang kali saya datang ke Satlantas (Polresta Surakarta) untuk bertanya perkembangan kasus. Namun, informasi dari kepolisian hanya (sedang dalam) penyelidikan, tidak ada yang lain,” terangnya di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta, Rabu (30/10).

Marthen meminta pelaku tabrak lari segera ditangkap dan diproses hukum. “Keluarga sudah ikhlas. Tapi, bukan berarti pelaku bisa seenaknya saja sampai sekarang masih berkeliaran. Di sini saya menuntut keadilan,” tegas dia.

Kuasa hukum Marthen Jelipele, Georgius Limaar Siahaan menuturkan, materi praperadilan hampir sama dengan dua gugatan yang diajukan Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) sebelumnya, yakni terungkapnya pelaku tabrak lari. 

Georgius menyayangkan dalam jangka waktu hampir empat bulan setelah kecelakaan, identitas pelaku tabrak lari masih nihil. 

Dalam sidang perdana gugatan praperadilan yang dipimpin hakim tunggal Sunaryanto kemarin, Marthen didampingi oleh kuasa hukum dari Perkumpulan Bantuan Hukum Peduli Keadilan (Peka), sedangkan Polresta Surakarta diwakili Kasubaghukum Polresta Surakarta Iptu Rini Pangestuti dan Kanit Laka Satlantas Polresta Surakarta Iptu Adis Dani Garta.

Sekadar informasi, sudah dua kali Polresta Surakarta digugat LP3HI dalam kasus serupa dan seluruhnya dimenangkan pihak tergugat. Majelis hakim menilai gugatan yang diajukan LP3HI tidak terlalu kuat. (atn/wa)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia