Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Dinkop UKM Dorong Penguatan SDM UMKM Pariwisata

31 Oktober 2019, 14: 38: 30 WIB | editor : Perdana

KREATIF: UMKM outfit berbahan dasar kain perca di Jalan Kutai Timur, Sumber, Banjarsari, Solo.

KREATIF: UMKM outfit berbahan dasar kain perca di Jalan Kutai Timur, Sumber, Banjarsari, Solo. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Mencapai pertumbuhan ekonomi inklusif, dibutuhkan keterlibatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sebagai penyedia layanan dan produk pendukung pariwisata. Menanggapi hal ini, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Surakarta bakal memperkuat pelaku usaha dari sisi sumber daya manusia (SDM).

Kepala Dinkop UKM Surakarta Nur Haryani mengaku sudah menginisiasi kelompok UMKM. Didukung sentra-sentra UMKM yang tersebar di berbagai lokasi. Sebut saja seperti sentra tahu dan tempe di Kelurahan Mojosongo, kain perca di Kelurahan Tipes, sentra blangkon, dan sebagainya.

“Baru kampung batik di Laweyan dan Kauman yang sudah jadi destinasi wisata. Ini diharapkan jadi stimulan bagi sentra UMKM daerah lainnya. Ikut mengembangkan dan membentuk destinasi wisata tersebut,” papar Nur, kemarin (30/10).

Sudah ada beberapa sentra UMKM yang mengajukan diri membentuk koperasi. “Artinya, dari teman-teman pelaku usaha sudah sadar. Terkait pemasaran, saya yakin teman-teman UMKM sudah siap. Hanya perlu peningkatan dari sisi SDM,” imbuh Nur.

Ketua Forum UMKM Surakarta Rony Prasetyo menambahkan, pembentukan klaster atau sentra UMKM terjadi secara alami. Seiring munculnya UMKM. Pihaknya berharap pemerintah mengemas program UMKM pariwisata dengan maksimal.

“Sentra UMKM sudah ada sejak lama. Masalahnya, ada tidak yang mau secara mandiri mengelolanya sebagai destinasi wisata? Kalau ini program pemerintah, ya ayo bersama-sama mengemas produk menjadi sebuah branding. Sehingga wisatawan tertarik datang,” bebernya. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia