Minggu, 26 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Wonogiri
Imbas Larangan Beli Pertalite dengan Jeriken

Warga Pelosok Sulit Cari BBM

31 Oktober 2019, 17: 18: 50 WIB | editor : Perdana

Warga Pelosok Sulit Cari BBM

WONOGIRI – Pemerintah Kabupaten Wonogiri meminta Pertamina memperbolehkan warga membeli BBM, khusunya pertalite menggunakan jeriken. Pasalnya, kondisi geografis Wonogiri tidak memungkinkan semua konsumen akhir membeli BBM di SPBU.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian Wahyu Widayati mengatakan, pihaknya meminta kepada Pertamina untuk mengizinkan warga Wonogiri membeli BBM jenis pertalite menggunakan jeriken. Mengingat, kondisi geografis di wilayah Wonogiri yang luas, sehingga tidak memungkinkan bagi masyarakat pelosok untuk membeli BBM ke SPBU.

”Surat edaran dari Pertamina memang ada larangan untuk membeli BBM menggunakan jerigen,” kata Wahyu, Rabu (30/10).

Wahyu memahami larangan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun dia berharap ada kelonggaran bagi warga yang tinggal jauh dari SPBU. ”Tapi ya tidak perlu ketat-ketat, harus dilihat dulu keadaan daerah,” ujar Wahyu. 

Wahyu menjelaskan Wonogiri terdiri dari 25 Kecamatan. Sedangkan SPBU hanya ada 15 unit yang berada di 13 Kecamatan. Maka, kehadiran penjual bensin eceran di pelosok-pelosok masih sangat dibutuhkan di Wonogiri.

”Misalnya Eromoko, di sana tidak ada SPBU. Adanya di Wuryantoro dan Pracimantoro. Tidak mungkin kan dari pedalaman Eromoko, harus beli BBM ke Wuryantoro, apalagi Pracimantoro. Sudah habis di jalan buat wira-wiri,” tegas Wahyu. 

Terpisah, Sales Branch Manager Pertamina Sukoharjo-Wonogiri Novan Reza Pahlevi mengatakan larangan pembelian pertalite menggunakan jeriken untuk melindungi konsumen akhir. Sebelumnya, Pertamina kerap mendapatkan keluhan terkait antrean pengisian BBM yang didominasi pengecer.

”Kita banyak terima komplain Antreannya panjang, banyak yang beli pakai jeriken,” kata Novan.

Menurutnya, 70 persen konsumen merupakan kendaraan bermotor yang membeli langsung di SPBU. Untuk kenyamanan konsumen akhir, maka pembelian pertalite menggunakan jeriken dilarang. (kwl/adi)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia