Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Kadus di Karanganyar Gugat Kades, Camat, hingga Bupati ke Pengadilan

01 November 2019, 07: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Surat gugatan kadus Duwet yang diserahkan ke PN Karanganyar

Surat gugatan kadus Duwet yang diserahkan ke PN Karanganyar (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Salah seorang kepala dusun (kadus) Duwet, Desa Brujul, Kecamatan Jaten nekat menggugat atasannya, mulai kades, camat, kabag pemerintahan desa setda, hingga bupati Karanganyar ke Pengadilan Negeri (PN). Gugatan itu terkait keputusan mutasi yang dilayangkan kepada sang kadus Agus Rinawati.

Agus menilai, usulan mutasi yang dilakukan oleh Pemdes Brujul dianggap janggal. Dalam usulan tersebut, Agus Rinawati yang sebelumnya menjabat kadus Duwet bakal dimutasi dan menduduki jabatan barunya sebagai kepala urusan perencanaan desa.

“Saya tidak pernah menerima surat pemberitahuan apa pun mas, tiba – tiba diusulkan mau dimutasi. Kalau tuntutan warga soal kinerja, itu kinerja yang mana? Dan tiba-tiba muncul surat keberatan dari warga yang meminta saya harus mengundurkan diri, jelas saya tidak terima itu. Akhirnya saya berani melakukan tindakan gugatan,” terang Agus, Kamis (31/10).

Terpisah, Camat Jaten Aji Pratama Heru K. membenarkan adanya gugatan yang dilayangkan kadus Duwet. Heru mengungkapkan, saat ini usulan dari sejumlah desa untuk melakukan proses mutasi baru diserahkan ke bagian pemerintahan dan belum ada balasan atau hasil rekomendasi dari pemkab.

“Iya memang ada gugatan yang masuk. Tapi hal tersebut (rencana mutasi, Red) baru usulan saja. Kecamatan hanya menyampaikan ke pemkab sesuai usulan yang dilakukan oleh desa. Hasilnya saja ini belum diketahui, apakah itu nanti disetujui atau tidak. Karena rekomendasi itu nanti ada di pemkab,” terang Heru.

Sementara itu, Kabag Pemerintahan Desa Setda Karanganyar Timotius Suryadi mengaku sampai saat ini belum menerima laporan gugatan tersebut. Timotius, justru malah mempertanyakan dasar gugatan tersebut. Lantaran saat ini untuk usulan dari sejumlah desa terkait mutasi melalui kecamatan baru dikerjakan dan dilakukan penelitian.

“Belum terima. Lha wong belum diapa-apakan kok,” ucap Timotius. 

Seperti diketahui, sejumlah kepala desa di Karanganyar mengusulkan mutasi perangkat desa ke pemkab. Bupati Juliyatmono berpesan agar mutasi itu tidak didasari politik, apalagi dendam saat pemilihan kepala desa (pilkades) beberapa waktu lalu.

”Ya jangan seenaknya sendiri. Memang pada dasarnya itu diperbolehkan melakukan mutasi internal demi kelancaran pemerintahan desa. Ada perda yang mendasarinya. Tetapi proses itu juga perlu kajian lagi. Misalnya dulu ketika pilkada , perangkat itu tidak mendukung terus seenaknya dimutasi,” jelas bupati. (rud/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia