Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Wisatawan Ganggu Proyek Sidoguro 

02 November 2019, 20: 56: 23 WIB | editor : Perdana

SIDAK: Bupati Klaten Sri Mulyani tinjau proyek Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, kemarin (1/11).

SIDAK: Bupati Klaten Sri Mulyani tinjau proyek Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, kemarin (1/11). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Wisata baru di Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat mendadak viral. Sebab kawasan wisata ini dilengkapi spot menarik. Berupa pohon buatan mirip Gardens by The Bay di Singapura.

Namun, lonjakan wisatawan ini justru menimbulkan masalah baru. Pekerja proyek pengembangan kawasan Bukti Sidoguro merasa terganggu. Pekerja khawatir proyek tidak bisa kelar tepat waktu. Hal ini disampaikan pimpinan pelaksana proyek Tarmuji kepada Bupati Klaten Sri Mulyani saat inspeksi mendadak (sidak), kemarin (1/11).

“Progresnya sudah 82 persen. Tetapi dalam prosesnya kami terkendala banyaknya pengunjung yang datang. Mulai pagi sampai sore ramai sekali. Ya sejak tempat ini viral di media sosial,” keluh Tarmuji.

Gangguan yang dimaksud, di antaranya keramik yang pecah karena diinjak pengunjung. Sebab keramik tersebut belum kering. Bahkan, pengunjung juga menginjak rumput di taman yang masih proses pertumbuhan. 

Proyek ini ditarget rampung 7 Desember. Penataan menyasar sejumlah spot swafoto dan taman. Nah, sisa sebulan ini, bakal fokus pada finishing. Tarmuji berharap pengunjung jangan sampai mengganggu pekerjaan proyek.

“Jelang sore, pagar menuju Bukit Sidoguro kami tutup agar pengunjung tidak naik ke atas. Kami juga pasang papan imbauan bahwa masih ada proyek. Tapi tetap saja ada yang mencoba cari jalan lain,” bebernya.

Tarmuji mengaku tak kuasa membendung lonjakan pengunjung yang datang. Sebagai antisipasi, pihaknya membuatkan jalur khusus agar tidak mengganggu proyek. “Pengunjung rata-rata mengejar sunset. Paling banyak foto di pohon buatan. Karena latar belakangnya langsung Rowo Jombor dan Kota Klaten,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani berharap Bukit Sidoguro jadi destinasi wisata favorit di Kota Bersinar. “Penataan dilakukan secara bertahap. Setiap tahun kami anggarkan. Harapannya bisa jadi destinasi wisata baru yang unik,” ucapnya.

Dia juga berharap penataan yang dilakukan pemkab ini mendorong kreativitas desa lainnya. Khususnya yang letak geografisnya menyerupai Bukit Sidoguro. Unit wisata bisa dikelola badan usaha milik desa (BUMDes) setempat. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia