Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Ratusan Orang Divonis Kasus Narkoba

04 November 2019, 15: 49: 43 WIB | editor : Perdana

BIKIN RESAH: Polresta Surakarta melakukan rillis pelaku pengedaran narkoba.

BIKIN RESAH: Polresta Surakarta melakukan rillis pelaku pengedaran narkoba. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Benar saja apabila Kota Solo mendapat predikat rangking dua dalam hal penyebaran Narkoba. Terbukti putusan kasus narkotika di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta terus naik. Bahkan sudah ratusan orang divonis bersalah karena terlibat kasus narkotika.

Humas PN Surakarta R. Azharyadi Priakusumah mengatakan, bahkan kasus narkoba mendominasi kasus pelanggaran hukum yang diputus Majelis Hakim. ”Memang sejak awal tahun sampai saat ini kasus narkoba paling menonjol. Hal ini juga terjadi sejak beberapa tahun lalu," katanya.

Berdasarkan data PN Surakarta, gugatan perdata yang masuk mencapai 222 perkara. Sementara itu permohonan perdata mencapai 320 perkara. Dengan gugatan perdata sederhana 13 perkara, hingga pidana anak sebanyak enam perkara. Termasuk pidana cepat sebanyak 20 perkara. Sedangkan, untuk kasus pidana mencapai 85 perkara.

“Perkara narkotika ini sebenarnya menjadi satu dengan kasus pidana, dengan total mencapai 253 perkara. Namun, perkara narkotika lebih mendominasi dibandingkan dengan kasus pidana lain seperti penganiayaan, pencurian, penipuan dan lain sebagainya,” kata Azharyadi.

Menurutnya, perkara narkoba mendominasi hampir 70 persen, atau sekitar 168 kasus pidana yang masuk ke meja hijau. Bahkan, tiap tahun mengalami peningkatan persentase kasusnya. “Kami juga heran, kenapa kasus ini tiap tahun makin meningkat,” keluhnya. 

Ditambahkan Azharyadi, pihaknya juga merasa miris dengan fenomena ini. Pihaknya juga beberapa kali digandeng pihak kepolisian dalam melakukan sosialisasi pencegahan narkotika. "Kita melakukan sosialisaai dalam jeratan hukum. Dimana jeratan narkotika diatur dalam UU no. 35 tahun 2009 tentang narkoba," pungkasnya. (atn/nik)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia