Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Kadus Duwet Digeruduk Massa

04 November 2019, 18: 19: 04 WIB | editor : Perdana

PROTES: Ratusan warga mendatangi rumah Kadus Duwet di Dusun Duwet, Desa Brujul, Jaten, Jumat malam, (1/11).

PROTES: Ratusan warga mendatangi rumah Kadus Duwet di Dusun Duwet, Desa Brujul, Jaten, Jumat malam, (1/11). (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Buntut gugatan yang dilayangkan Kepala Dusun (Kadus) Duwet, Desa Brujul, Jaten, Agus Rinawati terhadap Bupati Juliyatmono, ratusan warga menggeruduk rumah Agus, Jumat malam (1/11). Warga geram dengan ulah kadus yang menempuh jalur hukum lantaran enggan dimutasi dari jabatannya sebagai kadus.

Seperti diketahui, Agus tidak hanya menggugat bupati, tapi juga menggugat kepala desa Brujul, camat Jaten hingga kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Karanganyar. Gugatan dilayangkan ke Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar, pekan lalu. Alasanya Agus tidak mau dimutasi menjadi kepala Urusan Perencanaan Desa.

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, warga bergerak dari salah satu pendopo milik warga setempat dengan berjalan kaki. Warga juga berteriak agar Agus mundur dari jabatannya dan mencabut gugatan.

”Warga meminta yang bersangkutan menerima keputusan itu dasn membuat surat pengunduran diri serta mencabut gugatan. Itu saja,” terang Giyarto salah seorang pemuda di Dusun Duwet. 

Tak hanya itu, warga yang diwakilkan oleh RT Dusun Duwet juga membubuhkan tanda tangan menerima usulan mutasi Kadus Duwet. Karena massa semakin banyak dan memanas, sejumlah petugas dari kepolisian terjun ke rumah kadus.

Lalu digelar mediasi oleh camat Jaten bersama jajaran forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkompimca) Jaten. Hasilnya disepakati rencana mutasi akan kembali dibahas di kantor desa.

”Nanti kita fasilitasi untuk proses mediasi di kantor kepala desa, rencana Senin pekan depan kita lakukan,” kata camat Jaten Aji Pratama Heru K.

Diketahui sebelumnya, Kadus Duwet Agus Rinawati tak terima dengan adanya usulan pemerintah desa setempat yang akan memutasi dirinya. Usulan itu baru dikirim ke camat dan belum diketahui hasilnya. Total ada 138 desa yang mengusulkan mutasi perangkat desanya. (rud/adi)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia