Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Kaca SMK di Boyolali Dihujani Batu Segerombolan Orang Tak Dikenal

04 November 2019, 19: 33: 43 WIB | editor : Perdana

Kondisi SMK Ganesa Tama Boyolali kondusif usai dilempari segerombolan orang tak dikenal

Kondisi SMK Ganesa Tama Boyolali kondusif usai dilempari segerombolan orang tak dikenal (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI - Kaca bangunan SMK Ganesa Tama Boyolali dirusak sekelompok orang tak dikenal, Jumat (1/11) pekan lalu. Sedikitnya ada lima kaca di sekolah pecah, diduga akibat lemparan benda keras.

Kejadian itu baru dilaporkan ke Mapolsek Boyolali Kota, Senin (4/11). Petugas polisi langsung bertindak melakukan penyelidikan kasus tersebut. “Begitu mendapat laporan, kami langsung mendatangi TKP (tempat kejadian perkara),” kata Kapolsek Boyolali Kota AKP Purnomo.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan lima kaca bangunan sekolah yang pecah. Yakni dua kaca pada gedung pertemuan guru dan tiga kaca lagi di ruang satpam.

"Menurut keterangan pihak sekolah, pecahnya kaca di ruang pertemuan guru ini sudah sepuluh hari lalu,” ujar Purnomo.

Diduga pelaku melemparkan batu dari Jalan Perintis Kemerdekaan. Sedangkan lemparan kaca di ruang satpam diduga dilakukan dari jalan kampung yang berada tepat di sebelah timur sekolah.

"Kami juga menemukan adanya dua batu besar di lokasi kejadian. Batu itu diduga yang dilemparkan ke jendela kaca,” terang Purnomo.

Selain melakukan olah TKP, polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi. Begitu juga, rekaman kamera CCTV sekolah juga telah diperiksa.

Dari rekaman CCTV itu, terlihat gerombolan orang yang mengendarai sepeda motor pada Jumat petang pukul 18.48. Kemudian ada salah satu pengendara turun lalu melemparkan benda keras mengenai kaca bangunan sekolah.

"Rekaman CCTV-nya tak bisa melihat dengan jelas pelakunya. Kondisi yang mulai gelap menyulitkan petugas polisi mengidentifikasi siapa pelakunya. Sebab, kalau di-zoom (gambar rekaman CCTV) pecah,” tamba Purnomo.

Meski begitu, pihaknya tetap akan berusaha semaksimal mungkin mengungkap kasus ini. Apalagi, kasus ini bukan kali ini saja terjadi. (wid/ria)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia