Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Pencalonan di Pilkada, Henry Pilih Jalur Singkat lewat DPP PDIP

05 November 2019, 08: 19: 31 WIB | editor : Perdana

Henry Indraguna (pakai jas) mengembalikan formulir pendaftaran cawawali Solo dan cabup Sukoharjo ke DPP PDIP

Henry Indraguna (pakai jas) mengembalikan formulir pendaftaran cawawali Solo dan cabup Sukoharjo ke DPP PDIP

Share this      

SOLO – Henry Indraguna memilih jalan pintas untuk dapat bertarung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Setelah resmi menjadi kader PDI Perjuangan, Henry langsung mendaftar sebagai calon wakil wali kota (cawawali) Solo dan calon bupati (cabup) Sukoharjo melalui dewan pimpinan pusat (DPP).

Pria yang berprofesi sebagai advokat itu datang ke kantor DPP PDI Perjuangan, Senin (4/10). Kedatangannya untuk mengembalikan formulir pendaftaran yang sudah diisi dengan keinginan Henry untuk maju sebagai calon wakil wali kota dan cabup.

“Tentu sebagai kader PDI Perjuangan saya harus mematuhi ketentuan partai. Maka, saya hari ini datang ke kantor DPP untuk mengembalikan formulir pendaftaran, “ ujar pria yang pernah maju sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI ini.

Di Solo, dia menyatakan siap untuk maju sebagai wakil wali kota, mendampingi Gibran yang sudah mendaftar sebagai calon wali kota Solo. Alasannya, Solo membutuhkan pemimpin muda, visioner, dan berjiwa milenial. Sehingga dapat menjadikan Solo lebih cepat maju dan terus berkembang.

Alasan kenapa Sukoharjo yang dipilih sebagai pilihan lain dalam pilkada, Henry menilai potensi daerah di Sukoharjo masih bagus. Sehingga saat menjadi bupati, Henry ingin menjadikan Sukoharjo sebagai Solo Baru.

“Sehingga ekonomi masyarakat terus berkembang. Karena akan muncul sentra industri baru. Konsep ini masih dapat dilakukan di daerah lain tidak hanya di Solo Baru. Kalau di Sukoharjo jelas saya mendaftar sebagai calon bupati. Saya merasa mampu mengemban amanah tersebut,” ungkapnya.
Terkait dengan hasil akhir, tentu saja dia menyerahkan keputusan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Sebagai kader, tentu dia akan mematuhi apa yang menjadi keputusan partai. Sekaligus ingin ikut terlibat aktif dan memberikan kontribusi ke partai.

“Saya siap ditugaskan di mana saja, baik di Solo maupun Sukoharjo. Semua akan saya jalankan dengan serius dan komitmen yang kuat,” pungkasnya. (oh/ria)



(rs/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia