Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Pemkot Alihkan Kios Darurat ke Pasar Legi

05 November 2019, 13: 59: 43 WIB | editor : Perdana

RATA TANAH: Pasar darurat di alun-alun utara dibongkar dan dialihkan ke Pasar Legi.

RATA TANAH: Pasar darurat di alun-alun utara dibongkar dan dialihkan ke Pasar Legi. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Sejumlah kios darurat Pasar Klewer di sisi timur Alun-Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dibongkar, kemarin (4/11). Pembongkaran ini dilakukan lantaran sebagian materialnya akan dimanfaatkan untuk membangun tambahan kios darurat di Pasar Legi, Banjarsari.

Sejumlah bangunan semi permanen itu dibongkar sejak Minggu (3/11). Pembongkaran dilakukan secara bertahap pada seluruh bangunan kios darurat di sisi timur. “Sudah dibongkar beberapa waktu ini. Tapi cuma yang sebelah timur, kalau sisi barat masih difungsikan untuk pasar darurat,” kata seorang pedagang sekaten, Waluyo, 46, ditemui di sekitar lokasi.

Sejumlah pekerja tampak membongkar satu per satu material agar tidak rusak. Sebab, sebagian material bangunan itu akan dimanfaatkan kembali untuk membangun kios darurat Pasar Legi. “Yang membongkar tukang, tidak pakai alat berat. Katanya memang mau dipakai lagi,” ucap pedagang lainnya, Tri Lestrari, 38.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi membenarkan bahwa kios darurat di bagian timur alun-alun utara itu sengaja dibongkar. Sebelumnya kios-kios itu dulu dipakai pedagang Pasar Klewer Barat. Setelah semua masuk ke pasar baru, kios darurat itu dipakai untuk pedagang Pasar Klewer Timur. 

“Karena jumlah pedagangnya tidak sebanyak Klewer Barat, mereka hanya memakai sebagian saja. Khususnya kios darurat di bagian barat alun-alun utara,” jelas dia.

Pihaknya akan melelang material bekas itu. Namun sebelumnya sebagian akan dimanfaatkan untuk membangun kios darurat Pasar Legi. “Banyak yang kondisinya masih baik. Seperti kerangkanya, galvalum, pipa air, dan lain sebagainya. Setelah kebutuhan pasar darurat Pasar Legi terpenuhi sisanya baru dilelang,” kata Heru.

Soal kios darurat Pasar Legi, Heru mengatakan, pembangunan terus dilakukan. Sejumlah taman di area itu seperti Taman Kestalan, sekitar Taman Monjari, dan sejumlah lahan lainnya mulai dipenuhi dengan bangunan semi permanen bakal kios darurat. Sesuai rencana pembangunan ditarget rampung pada 14 Desember 2019 mendatang. “Kita optimalkan selesai secepatnya. Setelah itu pedagang diarahkan untuk menempati kios darurat itu,” tutur Heru. (ves/bun)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia