Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Boyolali Kekurangan 58 PNS

05 November 2019, 15: 13: 52 WIB | editor : Perdana

Boyolali Kekurangan 58 PNS

BOYOLALI – Kuota formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali tahun ini lebih banyak, yakni 499 formasi. Jika dibanding tahun lalu yang hanya 452 formasi. Kendati demikian, pemkab mengaku masih kekurangan 58 PNS.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Boyolali Agus Santosa menjelaskan, formasi rekrutmen CPNS di Boyolali tahun ini belum sebanding dengan kebutuhan. Dia mengakui memang ada peningkatan kuota. 

“Rekrutmen CPNS jika dibanding dengan jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun di Boyolali tahun ini masih kurang 58 orang. Tahun lalu juga sama. Jatah CPNS dengan pegawai yang pensiun masih kurang,” terang Agus, kemarin (4/11).

BKP2D sudah menerima surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB). Kuota rekrutmen formasi CPNS di Boyolali sebanyak 499 orang. Terdiri dari tenaga guru, kesehatan, dan teknis.

Dari jumlah tersebut, formasi guru paling banyak. Total kuota 499 formasi CPNS, 332 di antaranya diperuntukan untuk formasi guru. Sedangkan 99 formasi untuk tenaga kesehatan dan 68 sisanya untuk tenaga teknis.

Agus menambahkan, rekrutmen CPNS  dimulai dari tahap pengumuman. Kemudian seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD), dan seleksi kompetensi bidang (SKB). Termasuk integritas nilai SKD dan SKB.

“Tahap pengumuman dan pendaftaran CPNS di Boyolali dilaksanakan pada November 2019. Pengumuman hasil seleksi Admimnistrasi dilaksanakan Desember mendatang,” imbuhnya.

Pada tahap pengumuman, jadwal SKD dan pelaksanaannya dilakukan Februari 2020. Untuk intergritas nilai SKD dan SKB dilaksanakan April 2020. Sedangkan penetapan nomor induk pegawai (NIP) dan pengangkatan sebagai CPNS juga di bulan yang sama. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia