Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Menunggu Rekomendasi DPP PDIP di Pilkada, Etik-Agus Punya Saingan

06 November 2019, 08: 10: 59 WIB | editor : Perdana

Pasangan Etik-Agus saat mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan bakal calon di DPC PDIP beberapa waktu lalu

Pasangan Etik-Agus saat mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan bakal calon di DPC PDIP beberapa waktu lalu (RAGIL LISTYO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Langkah Etik Suryani-Agus Santosa mendapat rekomendasi sebagai calon bupati dan calon wakil bupati dari  Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP tidak berjalan mulus. Bakal calon yang resmi diusung Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Sukoharjo ini bakal bersaing dengan Purwadi yang saat ini menjabat wakil bupati dan advokat asal ibu kota Henry Indraguna.

DPC PDIP Sukoharjo mengklaim tidak khawatir atas langkah dua kader ini. Pengurus partai moncong putih ini meminta kader tidak mudah dipecah belah dan mengikuti keputusan partai.  

Bendahara DPC PDIP Sukoharjo Wawan Pribadi mengatakan, majunya Purwadi dan Henry Indraguna dalam pilkada Kota Makmur merupakan hal yang wajar. “Kalau DPP PDIP membuka pendaftaran ya silakan saja. Semua kader boleh mendaftar dan silakan saja mendaftar. Namun, kami (DPC) telah mengusulkan rekomendasi Etik Suryani dan Agus Santosa,” terangnya, Selasa (5/11).

Pria yang juga menjabat ketua DPRD Sukoharjo ini mengatakan, DPC PDIP Sukoharjo sudah menetapkan Etik-Agus. Keputusan mengusung pasangan ini juga telah dikonsolidasikan dan disosialisasikan kepada seluruh kader partai sampai tingkat bawah. Sehingga meski ada nama lain yang mendaftar ke DPP PDIP, DPC tidak khawatir.

“Kami tidak khawatir sama sekali. Silakan saja. Toh, kami sudah konsolidasi matang. Masyarakat juga sudah banyak yang mendukung. Kami sudah bulat mengusung Etik-Agus. Dan siapapun nanti rekomendasi dari DPP, DPC siap tegak lurus mengikuti keputusan partai,” imbuhnya.

Wawan menginstruksikan agar kader PDIP tetap mengikuti keputusan partai. Meski muncul nama-nama lain yang berharap dapat rekomendasi DPP, kader partai diminta tetap menjaga kondusivitas. Tidak mudah terpecah. Termasuk dalam menyikapi nama-nama calon bupati dan wakil bupati yang saat ini beredar. 

Seperti diketahui, Etik- Agus telah mengembalikan berkas pendaftaran cabup-cawabup ke DPC PDIP Sukoharjo pada 20 September lalu. Dalam kesempatan itu, Etik mengatakan akan meneruskan pembangunan di Kota Makmur dengan menggandeng Sekda Sukoharjo Agus Santosa. “Saya sudah merasa cocok dengan Pak Agus. Semoga ke depan bisa seiring sejalan dan bisa lancar administrasi dan semuanya,” kata Etik. 

Sementara Wabup Purwadi yang juga kader PDIP juga berniat maju dan mendaftar sebagai cabup ke DPD PDIP Jateng. Langkah ini dilakukan karena kesempatan mendaftar ke DPC PDIP Sukoharjo sudah tertutup. Sementara Henry Indraguna juga mendaftar bacabup Sukoharjo ke DPP PDIP, Senin lalu (4/11). (rgl/bun/ria)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia