Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Perayaan HUT Karanganyar Dengan Napak Tilas Mengenang R.M. Said

06 November 2019, 19: 13: 23 WIB | editor : Perdana

HARI JADI: Bupati dan wakil bupati memberangkatkan peserta napak tilas R.M. Said dari Lapangan Jatisobo ke Lapangan Tlobo.

HARI JADI: Bupati dan wakil bupati memberangkatkan peserta napak tilas R.M. Said dari Lapangan Jatisobo ke Lapangan Tlobo. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-102 mulai digelar. Salah satunya napak tilas sejarah kepahlawanan Raden Mas (R.M.) Said yang dilaksanakan kemarin (5/11).

Napak tilas diikuti ratusan peserta, mulai aparatur sipil negera (ASN), tokoh masyarakat, dan sejumlah elemen organisasi masyarakat. Berangkat dari Lapangan Jatisobo, Kecamatan Jatipuro, peserta napak tilas berjalan kaki menuju Lapangan Tlobo, Desa Karangsari, Kecamatan Jatiyoso dengan jarak 30 kilometer.

“Napak tilas ini adalah memontem bagi kita untuk melanjutkan semangat perjuangan para pendahulu. Terutama perjuangan Raden Mas Said dalam merebut kemerdekaan bangsa. Peserta kita ajak untuk mengingat kembali perjuangan beliau membangun Kabupaten Karanganyar,” papar Bupati Karanganyar Juliyatmono di sela-sela kegiatan.

Ditambahkan bupati, berdirinya Karanganyar tak bisa lepas dari kepahlawanan R.M. Said alias Pangeran Samber Nyawa. Ajaran tridarma R.M. Said masih aktual sampai kapan pun. Yakni rumangsa melu handarbeni (merasa ikut memiliki), wajib melu hangrungkebi  (wajib untuk mempertahankan), dan mulat sariro hangrasa wani (mawas diri dan berani bertindak). 

”Merupakan semangat dan sejalan dengan slogan Karanganyar, maju dan berintegritas. Integritas adalah berani, jujur, tanggung jawab, setia untuk mewujudkan Karanganyar yang lebih maju lagi,” ucap bupati.

Tak hanya napak tilas, sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Jadi ke-102, forkominda bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) telah menggelar ziarah ke makam para pendiri Karanganyar. Di antaranya di makam Nyi Ageng Karang Desa Tegalan, Kelurahaan Jongke. Kemudian, di Istana Randu Sanga, Kyai Ngabengi Ronggo Panembahan I Dusun Dawan, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu yang merupakan salah satu tokoh dan sesepuh pendiri Karanganyar.

Ziarah ketiga dilakukan di makam Ki Pangenjahan (Ki Ageng Atasangin) di Temuireng, Desa Popongan. Ziarah dilanjutkan ke makam R.M. Said atau Mangkunegara I di Desa Giribangun, Kecamatan Matesih. Sekaligus melakukan ziarah di makan mantan presiden RI, H.M. Soeharto. (rud/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia