Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar
UMK 2020

Merasa Ditelikung, Serikat Pekerja Bakal Surati Gubernur Jateng

06 November 2019, 19: 17: 57 WIB | editor : Perdana

Merasa Ditelikung, Serikat Pekerja Bakal Surati Gubernur Jateng

KARANGANYAR – Upah minimum kabupaten (UMK) Karanganyar sebesar Rp 1.989.000 yang diajukan bupati ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuat kecewa para serikat pekerja dan buruh. Mereka yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Karanganyar akhirnya mengambil tindakan dengan mengirim surat ke gubernur.

Serikat pekerja menilai, DPRD dan bupati Karanganyar telah menelikung dan ingkar janji. Bahkan, bermain kucing-kucingan dengan buruh saat mengajukan besaran UMK 2020 ke gubernur. 

”Terus terang kami keberatan. Sebab, janji dari komisi B kita akan dipertemukan dulu dengan bupati sebelum angka itu final. Bahkan dari DPRD juga menyatakan akan mendukung usulan UMK versi buruh. Tapi janji tinggal janji. Rekomendasi komisi B ke bupati saja kita tidak tahu,” terang Ketua KSPN Karanganyar Haryanto, Selasa (5/11).

Tak mau tinggal diam, secepatnya serikat pekerja bakal mengirim surat ke Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Isinya memohon untuk bisa dilakukan pembahasan UMK ulang. Sebab, besaran yang diajukan bupati hanya terpaut Rp 12.000 dari usulan asosiasi pengusaha Indonesia (Apindo) dan pemerintah pada rapat dewan pengupahan di kantor disdagnakerkop UKM, pekan lalu.

Saat itu, Apindo dan pemerintah mengusulkan besaran UMK 2020 sebesar Rp 1.988.988. Angka itu mengacu PP Nomor 78 Tahun 2015. Sementara serikat pekerja mengusulkan UMK sebesar Rp 2.138.672. Mengacu pada PP Nomor 78 Tahun 2015, inflasi nasional 8,51 persen, potongan iuran BPJS 4 persen.

”Secepatnya kita akan kirim surat (ke gubernur, Red). Kami harus terus sampaikan bahwa UMK itu hanya bisa memenuhi kebutuhan dasar pekerja. Jika upah minimum juga dipakai membayar iuran BPJS yang besarnya 4 persen itu, maka upah buruh tidak akan cukup memenuhi kebutuhan hidupnya selama satu bulan,” tegas Haryanto. (rud/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia