Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

27 Ribu Motor Menunggak Pajak, Total Tagihan Rp 6,6 Miliar

06 November 2019, 19: 22: 55 WIB | editor : Perdana

GRES: Polisi lalu litnas memeriksa sepeda motor yang nomor polisinya belum diterbitkan. 

GRES: Polisi lalu litnas memeriksa sepeda motor yang nomor polisinya belum diterbitkan.  (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Banyak yang mampu membeli kendaraan baru. Tapi sayangnya, giliran membayar pajak tidak tertib. Tahun ini, tercatat 27 ribu kendaraan menunggak pajak dengan total tagihan Rp 6,6 miliar. 

Kepala Unit Pelayanan Pendapatan dan Pengelolaa Aset Daerah (UP3AD) Wonogiri Agus Riyanto mengatakan, jumlah kendaraan menunggak pajak tersebut turun dibandingkan pada 2018 dengan jumlah 32 ribu unit kendaraan. Total tagihan Rp 7,1 miliar. "Artinya, kesadaran masyarakat membayar pajak semakin meningkat," jelasnya.

Di sisi lain, target pendapatan pajak tahun ini dinaikkan menjadi Rp 100 miliar. Naik sekitar Rp 5 miliar dibandingkan 2018 senilai Rp 95 miliar. Dari nominal itu, pemkab akan mendapatkan bagi hasil cukup signifikan. "Bagi hasilnya 30 persen dari pendapatan pajak," ujar dia.

Lebih lanjut diterangkan Agus, banyak faktor yang memengaruhi peningkatan kesadaran wajib pajak. Antara lain digelarnya razia kendaraan bermotor secara rutin oleh satlantas, penyediaan loket pembayaran pajak online di pusat perbelanjaan, maupun layanan samsat keliling di kecamatan-kecamatan. Hal tersebut memudahkan wajib pajak melunasi kewajibannya. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia