Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Kerangka Tim Persis Mulai Dipanggil, Para Pemain Berharap Tetap Diajak

07 November 2019, 07: 05: 59 WIB | editor : Perdana

Gelandang Persis Solo Iman Budi (rompi merah) dikawal rekannya Fajar Zainul (kiri) dan Dedi Cahyono pada sesi latihan Persis di Madiun

Gelandang Persis Solo Iman Budi (rompi merah) dikawal rekannya Fajar Zainul (kiri) dan Dedi Cahyono pada sesi latihan Persis di Madiun

Share this      

SOLO – Beberapa mantan penggawa Persis Solo di Liga 2 2019 mulai dipanggil manajemen. Rencananya, beberapa pemain yang dipanggil akan jadi kerangka Persis untuk kompetisi musim 2020. Manajer Persis Langgeng Jatmiko dan headcoach Salahudin memberi informasi ada 15 pemain musim lalu yang kemungkinan akan dipertahankan. Mereka diproyeksikan jadi pemain Persis untuk musim depan.

Beberapa pemain mengakui sudah dipanggil manajemen untuk berkumpul di mes, hari ini (7/11). Pemain dari luar Kota Solo, seperti gelandang serang Iman Budi dan winger Hapidin termasuk yang sudah dipanggil manajemen untuk segera merapat ke Solo.

"Memang ada pemanggilan, tapi ini cuman pemanggilan buat acara ultah (8-10/11). Kalo buat (pembentukan tim untuk kompetisi 2020), belum ada (informasi)," terang Hapidin kepada Jawa Pos Radar Solo.

Hal senada diucapkan Iman terkait tujuan pemanggilan ini. "Besok itu (pemanggilan untuk) acara ultah Persis, makanya diundang hadir," ucap Imam.

Mantan gelandang Madura FC tersebut mengakui saat ini tengah didekati tiga klub Liga 2 dan satu klub Liga 1. Namun, dia belum memutuskan masa depannya akan ke mana.

"Sekarang juga sudah ada komunikasi sama tim Liga 1, tapi masih saya pikir-pikir, soalnya saya masih ingin di Solo," ujar Iman.

Gelandang bertahan M. Shulton yang sempat jadi buah bibir karena jadi korban tendangan kungfu bek PSIM Jogja Ahmad Hisyam Tolle mengakui dapat informasi jika dia termasuk pemain yang dipertahankan tim.

Di lain sisi, striker Benny Ashar, gelandang Dedi Cahyono hingga bek Fajar Zainal mengungkapkan belum dihubungi manajemen sama sekali untuk bergabung dengan tim dalam waktu dekat.

"Saya malah belum tahu (agenda pemanggilan) pemain Persis," ujar Dedi Cahyono.

Sementara itu, Fajar juga menuturkan agenda akbar yang dibuat manajemen mulai 8 November. Namun, dia belum dikabari untuk ikut bergabung dengan tim. Bek kelahiran Karanganyar tersebut masih berharap musim ini tetap diberi kesempatan untuk jadi penggawa Laskar Sambernyawa.

”Harapannya sih pasti tetap di Solo. Saya anak Solo, pasti inginnya tetap membela tim kebanggaan kota saya ini,” ujar dia. (nik/ria)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia