Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Ban Kontainer Lepas Hantam Warga di Tepi Jalan, Korban Tewas Seketika

07 November 2019, 17: 51: 57 WIB | editor : Perdana

Truk kontainer yang lepas ban di bagian belakang

Truk kontainer yang lepas ban di bagian belakang (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Nasib tragis menimpa Bambang Sugeng Haryono, Kamis (7/11) pagi. Bambang yang tengah mengantre berobat di tempat praktik dokter kawasan Jajar tewas seketika lantaran tubuhnya dihantam ban truk kontainer yang lepas.

Obet, 34, salah seorang warga sekitar TKP mengatakan, pagi itu saat akan membuka bengkelnya, dia dikagetkan dengan suara tabrakan. 

"Waktu saya keluar, saya lihat ada truk kontainer sudah berhenti di depan saya. Terus saya lihat ada orang dibopong masuk ke dalam tempat dokter itu. Saya kira awalnya itu diserempet. Setelah saya mendekati lokasi, ada ban truk di dalam teras, ternyata korban ditabrak ban truk yang lepas," tutur Obet.

Hal senada diungkapkan Kanit Laka Satlantas Polresta Surakarta Iptu Adis Dani Gatra. Saat kejadian, korban usai mengambil nomor antrean untuk kontrol. Kemudian, korban yang merupakan warga Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari
pulang ke rumahnya.

Namun di saat bersamaan, muncul truk kontainer bernopol  H 1681 FA yang dikemudikan Saipul Bahri melaju cukup kencang dari arah selatan menuju utara. Di ruas Jalan Prof Doktor Soeharso itu ban truk kontainer bagian belakang sisi kiri terlepas.

"Ban langsung menggelinding dari jalan utama masuk ke jalur lambat. Ban juga menghantam sepeda motor korban yang terparkir di depan lokasi. Korban kemungkinan sempat berlindung di balik pagar lokasi. Namun karena ukuran ban yang besar, berat, kemudian menggelinding dengan cepat langsung menghantam pagar dan tubuh korban," papar Adis.

Pascakejadian, korban sempat dibawa ke Jogja International Hospital (JIH) di Jalan Adi Sucipto. "Dokter juga memastikan kalau korban meninggal dunia akibat trauma di bagian badan dan kepala. Korban langsung dibawa pulang untuk segera dikebumikan," jelas Adis.

Sementara itu, armada truk langsung diamankan pihak berwajib sebagai barang bukti. Sopir truk juga turut diamankan untuk dimintai keteranganya.

"Mengapa bagian penyangga ban rusak? Masih harus didalami lebih lanjut. Nanti kita menggandeng dishub (dinas perhubungan), termasuk mengecek apakah masa berlaku uji KIR-nya masih berlalu atau sudah habis," urai Adis. (atn/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia