Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Penumpang Sriwijaya Air Terkatung-Katung,Buntut Maskapai Batal Terbang

08 November 2019, 06: 25: 59 WIB | editor : Perdana

Ilustrasi maskapai Sriwijaya Air

Ilustrasi maskapai Sriwijaya Air

Share this      

SOLO - Pembatalan sejumlah jadwal penerbangan oleh maskapai Sriwijaya Air sebulan terakhir berdampak pada para calon penumpang yang telah terlanjur membeli tiket. Mereka terkatung-katung di bandara lantaran pembatalan penerbangan diinformasikan mendadak dan secara sepihak.

Pejabat Humas Bandara Internasional Adi Soemarmo Danardewi menjelaskan, pengurangan jadwal operasional memang sudah berjalan satu bulan terakhir. Alasan dari Sriwijaya Air yakni adanya pemeliharaan dan perawatan armada milik Sriwijaya Air.

“Dengan adanya pemeliharaan armada ini, jadwal operasional penerbangan di Bandara Internasional Adi Soemarmo tentu berdampak. Dari sebelumnya beroperasi setiap hari, sekarang hanya tiga hari dalam sepekan,” jelas Danar kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (7/11).

Gara-gara pembatalan penerbangan tersebut terjadi kericuhan para calon penumpang di sejumlah daerah. Kejadian ini juga menjadi viral di media sosial (medsos).

Para calon penumpang kecewa karena pembatalan dilakukan sepihak oleh Sriwijaya Air. Bahkan, mereka juga sempat terkatung-katung di bandara.

Salah seorang calon penumpang Sriwijaya Air Verdian Darmanto mengatakan, bahwa pembatalan dilakukan setelah dia menunggu kurang lebih satu jam. Seharusnya dia terbang pada Kamis (7/11) pukul 15.00 dari Jakarta menuju Lampung.

“Saya kira delay, kemudian dari maskapai bilang kalau batal. Dikasih pilihan refund atau pindah ke NAM Air (anak perusahaan Sriwijaya Air, Red). Saya pilih refund karena kan ini urusan kerja. Jadi kali mau pindah maskapai harus ngurus ke kantor juga, ribet,” tutur Verdian saat dihubungi Jawa Pos Radar Solo. (gis/ria)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia