Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Angin Puting Beliung Robohkan Joglo Pemancingan Rowo, 1 Orang Tewas

08 November 2019, 19: 30: 49 WIB | editor : Perdana

Joglo di Pemancingan Rowo yang roboh diterjang angin puting beliung

Joglo di Pemancingan Rowo yang roboh diterjang angin puting beliung (RAGIL LISTYO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO - Nasib nahas dialami Wardoyo alias Jomblo, 40, warga Banmati, Sukoharjo. Karyawan Pemancingan Rowo di Kelurahan Dukuh, Sukoharjo itu meregang nyawa karena tertimpa bangunan yang roboh pada Jumat (8/11) siang. Bangunan besar berbentuk joglo tersebut roboh setelah diterjang angin puting beliung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Solo Jawa Pos, saat kejadian Wadoyo bersama dua temannya Adam Abdul Malik, 24, warga Turen RT 05/05 dan Adi, 18, warga Grompolan RT 02/07. Angin kencang menerjang bangunan tanpa disertai hujan dan hanya terjadi di sekitar lokasi rumah joglo. Setelah hempasan angin, bangunan terlihat doyong dan terdengar bunyi ‘kretek-kretek’ sebelum akhirnya roboh.

Adam mengatakan, kejadian bermula ketika Wardoyo beristirahat di sebelah barat joglo. Ketika itu pemancingan sedang sepi karena libur dan hanya ada beberapa pekerja.

”Sebelumnya Mas Wardoyo diingatkan untuk istirahat di cakruk bagian timur. Namun, dia memilih duduk istirahat di bale-bale barat joglo. Joglonya juga masih baru dua bulanan dibangun,” kata Adam.

Cuaca saat itu cukup terik. Adam yang merupakan petugas kebersihan kemudian menawarkan untuk membeli minuman es menggunakan motor korban. ”Pas saya kembali membeli es, kami mengobrol. Tiba-tiba angin kencang dan bangunan itu muntir (doyong, Red). Bunyinya kretek-kretek," terang dia.

Adam dan rekannya, Galuh langsung berlari ke arah utara untuk menghindari bangunan. Namun, Wardoyo saat itu terlambat berlari. Alhasil bagian leher dan punggung Wardoyo tertimpa tiang joglo.

”Karena saya lari, jadi enggak sempat memperhatikan. Dan korban tidak bisa menyelamatkan diri. Dia terkena tiang kayu di bagian leher dan punggung. Lalu langsung dibawa ke RS Dr Oen Solo Baru," pungkas Adam. (rgl/ria)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia