Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Jateng

Soal 'Desa Siluman', Ganjar Minta Perbaiki Data

09 November 2019, 14: 53: 55 WIB | editor : Perdana

Ganjar Pranowo , Gubernur Jawa Tengah

Ganjar Pranowo , Gubernur Jawa Tengah

Share this      

SEMARANG - Geger 'Desa Siluman' penerima dana desa menjadi perhatian publik akhir-akhir ini. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun menyoroti persoalan tersebut. Orang nomor satu di Jateng ini menilai, sebenarnya 'Desa Siluman' merupakan kasus lama. Tugas pemerintah baik di pusat sampai daerah adalah memastikan data desa sudah benar.

“Itu kasusnya sudah lama. Sekarang semuanya harus evaluasi. Pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota harus memastikan kebenaran data tentang jumlah desa termasuk pemekarannya,” kata Ganjar saat ditemui di rumah dinasnya, Puri Gedeh Semarang, Jumat (8/11).

Soal siluman atau tidak, lanjut Ganjar, itu adalah soal data. Maka, dia mengusulkan agar Kementerian Desa, Kementerian Dalam Negeri dibantu gubernur, bupati/wali kota hingga camat agar update data desa.

“Harus dilakukan sekarang, agar lima tahun pemerintahan Pak Jokowi ke depan, pemanfaatan dana desa ini bisa clear. Yakni, sesuai target untuk penurunan kemiskinan, kemakmuran masyarakat, menjaga lingkungan, isu anak dan perempuan serta target-target lainnya,” tegasnya.

Disinggung terkait temuan empat 'Desa Siluman' di Sulawesi Utara (Sulut) oleh Kemendagri, Ganjar meminta agar segera ditindaklanjuti. Jika selama ini ada transfer dana desa ke 'Desa Siluman' itu dan terpakai, maka pasti ada yang menyalahgunakan dana tersebut. “Itu tidak terlalu sulit, apalagi cuma empat. Dipanggil saja bupatinya, maka selesai,” tegasnya.

Sementara itu, terkait dana desa di Jawa Tengah, Ganjar menegaskan bahwa penyaluran dana desa sangat baik. Penyaluran dana secara langsung dari pusat ke desa selama ini berjalan lancar.

“Yang menjadi perhatian kami adalah membantu desa mengelola dana desa dengan baik. Dan sampai saat ini, semua berjalan dengan baik, dari segi pengelolaannya, peruntukannya serta manajamen lain,” terangnya.

Bahkan dari dana desa yang diberikan, lanjut Ganjar, saat ini sudah dirasakan manfaatnya. Banyak sekali desa-desa di Jawa Tengah yang menjadi lebih maju dengan berbagai inovasi yang dilakukan.

“Sudah kelihatan sekali manfaatnya, banyak desa yang berkembang luar biasa. Sekarang di desa-desa itu muncul berbagai inovasi, baik bidang teknologi, pertanian dan lainnya. Yang menyenangkan, desa wisata tumbuh pesat di Jateng yang membuat banyak wisatawan datang,” ujarnya.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa ada 'Desa Siluman' yang menerima aliran dana desa dari pemerintah. Kemendagri kemudian mencatat, ada empat 'Desa Siluman' diketahui berada di Sulut. (lhr/bun)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia