Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Features
Komunitas Jajan Pahala Region Solo

Hasil Sedekah Untuk Bagi-Bagi Nasi

10 November 2019, 11: 30: 59 WIB | editor : Perdana

Hasil Sedekah Untuk Bagi-Bagi Nasi

MIMPI para member Jajan Pahala adalah secara kontinu dapat bermanfaat bagi orang lain hingga di hari tua nanti. Saat menyalurkan bantuan, para member banyak mendapatkan pelajaran hidup.

Pengalaman berkesan dan tak terlupakan selalu dialami para volunteer saat berkeliling bertemu langsung dengan mereka yang membutuhkan. Salah seorang di antaranya adalah Hanifiya Samha Wardhani.

”Biasanya kami para volunteer dicurhati oleh orang-orang yang dibantu. Mereka sangat terharu dan berbahagia. Mereka bercerita bahwa mencari rezeki itu susah, tetapi Allah selalu adil sehingga mereka merasa bahwa ini adalah jalan yang terbaik bagi mereka. Jadi tidak boleh berputus asa untuk terus berusaha dan berdoa. Itu yang membuat kami sering trenyuh,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Solo.

Tiap minggu para volunteer menghimpun sedekah setiap Jumat. Sebab, bersedekah memiliki keutamaan apabila dilakukan di hari Jumat. Setelah itu, para volunteer akan membagikan ke beberapa kota di mana komunitas Jajan Pahala berada.

Hasil sedekah tersebut digunakan untuk Bagasi, atau Bagi-Bagi Nasi yang diberikan pada masyarakat sekitar. Selain itu, member Jajan Pahala juga melakukan Garage Sale yang hasilnya akan diberikan untuk panti asuhan.

”Di Bulan Ramadan, kami punya dua kegiatan utama. Yaitu bagi sembako dan kunjungan panti asuhan. Kunjungan dilakukan bersamaan dengan kegiatan bagi-bagi sembako untuk masyarakat yang membutuhkan,” sambungnya.

Di panti asuhan, kegiatannya adalah buka bersama dan memberikan motivasi hingga ceramah dengan tema tertentu. Usai Bulan Ramadan, dilanjutkan dengan kunjungan kedua yaitu ke panti asuhan dengan agenda halal-bihalal.

”Saat Idul Adha, kami menghimpun dana dan dibelikan kambing untuk orang-orang yang telah dipilih sebelumnya. Target utama sasaran Jajan Pahala adalah orang tua yang masih bekerja tetapi tidak mampu, orang yang tidak merokok, orang yang berpuasa, dan yatim piatu,” tandasnya. (aya/adi)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia