Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Lapangan Pendukung Piala Dunia U-20 Tidak Boleh Malu-Maluin

10 November 2019, 10: 40: 59 WIB | editor : Perdana

PEMBENAHAN: Pekerja tengah memotong rumput di lapangan Stadion Sriwedari. 

PEMBENAHAN: Pekerja tengah memotong rumput di lapangan Stadion Sriwedari.  (AREIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Penunjukkan Kota Solo sebagai salah satu lokasi penyelenggara Piala Dunia U-20 pada 2021 menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta. Jika penar ditunjuk jadi venue pertandingan, dipastikan beberapa lapangan pendukung akan dibenahi.

Lapangan pendukung harus ikut dibenahi, karena nantinya akan jadi sebagai sarana latihan bagi tim-tim peserta Piala Dunia U-20.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surakarta, Joni Sumantri mengemukakan, pergelaran piala dunia bukanlah acara yang harus disakralkan. Persiapan dilaksanakan seperti biasanya sebagaimana penyelenggaraan event olahraga lainnya.

Terkait penunjukkan Stadion Manahan, menurut Joni hal itu harus disambut dengan gembira dan antusias, karena Kota Solo menjadi salah satu kota penyelenggara Piala Dunia U-20 yang menyedot perhatian dunia internasional.

“Stadion Manahan menjadi salah satu venue. Kalau Manahan tidak ada persoalan, karena standarisasi FIFA dari sarana dan prasarana. Persoalan muncul adanya lapangan pendukung lainnya yang secara kualitas rumput setara dengan Manahan,” kata Joni.

Pemkot Surakarta menyediakan lima lapangan pendukung, yakni Lapangan Kottabarat, Stadion Sriwedari, Lapangan Karangasem, Lapangan UNS, dan Lapangan Banyuanyar. Perlu pembenahan besar-besaran jika mengikuti standarisasi dari FIFA untuk penyelenggaraan Piala Dunia.

“Fasilitas ruang ganti, toilet, dibutuhkan standarisasi internasional. Selain itu kualitas rumput setara dengan lapangan utama. Saya bicara setara, jadi tidak harus sama dengan rumput Stadion Manahan,” tambahnya.

“Persoalan kembali muncul jika ada sesi latihan malam, empat lapangan yang disediakan juga harus ada lampu. Saat ini yang memiliki fasilitas lighting hanya di Stadion Sriwedari,” sambungnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia