Selasa, 12 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Travelling

Eksotisme Air Terjun Girimanik

Keindahan Tersembunyi di Pelosok Wonogiri

10 November 2019, 02: 16: 11 WIB | editor : Perdana

Eksotisme Air Terjun Girimanik

Berwisata ke air terjun masih jadi pilihan menarik. Di Wonogiri, ada satu air terjun yang masih alami, yakni Air Terjun Girimanik. Berikut catatan perjalanan kami,

PERJALANAN traveling kami berdua kali ini menelusuri wisata alam yang ada di Kabupeten Wonogiri. Tujuan kami adalah Air Terjun Manik Moyo atau banyak orang mengenalnya Air Terjun Girimanik. Lokasinya berada di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo.

Perjalanan kami dimulai dari Kartasura, Sukoharjo. Kami berangkat dari pukul 06.30 pagi dengan kendaraan roda dua. Waktu tempuh ke Slogohimo cukup melelahkan. Butuh tiga jam untuk sampai di basecamp. Kami tiba di sana pukul 09.30. Perjalanan yang jauh dengan rute berkelok-kelok serta naik turun membuat energi terkuras lebih awal. Belum lagi rute menuju Air Terjun Girimanik yang semakin menanjak.

Namun selama di perjalanan, mata kami sudah dimanjakan pemandangan barisan perbukitan yang elok. Dari kejauhan terlihat bukit-bukit tinggi yang masih hijau. Udara dingin mulai terasa saat kami sudah memasuki kawasan Desa Setren.

Sampai di lokasi, harga tiket masuk hanya Rp. 10.000. Nuansa hutan asri sudah langsung terasa begitu masuk ke kawasan Girimanik. Untuk ke air terjunnya harus berjalan kaki menyusuri hutan yang rindang sejauh 1 kilometer. Waktu tempuhnya masih 45 menit karena jalan yang dilalui benar-benar hanya jalan setapak. Ditambah medannya yang terjal dikelilingi jurang.

Akhirnya, perjuangan kami terbayar sudah. Air Terjun Girimanik benar-benar indah. Di sini pohon-pohonnya rimbun. Batuan-batuan raksasa di sekeliling air terjun membuat pemandangan semakin eksotis. Yang membuat kami semakin terpesona karena airnya masih tetap deras meskipun kemarau sedang puncak-puncaknya. Serasa berada di surga tersembunyi.

Tanpa berlama-lama, kami pun mencoba bermain air di bawah derasnya air terjun ini. Rasa lelah setelah perjalanan panjang hilang seketika. Airnya yang dingin langsung mengobati rasa letih kami. Air Terjun Girimanik tingginya sektiar 30 meter. Tidak puas hanya sekadar bermain air, kami pun mencoba meminum airnya. Segerrrr. Kalian wajib coba!!

Saking jernihnya air, dasar-dasar sungai terlihat jelas. Belum banyak pengunjung yang datang. Kami pun puas menikmati keindahannya. Lokasi ini sangat cocok untuk menjernihkan pikiran dari hiruk pikuk kota. Kami bisa “bersemedi” di atas batu dengan guyuran air terjun. Dinding batu air terjun juga bisa dinaiki lho. Karena sudut kemiringan air terjun tidak benar-benar tegak. Ada tangga alami yang bisa mengantarkan kita ke tengah-tengah air terjun.

Bagi kalian yang ingin menghabiskan waktu liburan akhir pekan dengan berwisata alam, Air Terjun Girimanik bisa jadi pilihan yang menarik. Khususnya masyarakat Wonogiri, ayo kita lestarikan wisata alam ini. Kita jaga keasrian dan keindahan surga tersembunyi ini.

Semakin siang, pengunjung mulai berdatangan. Pukul 12.00, kami mengakhiri perjalanan di Air Terjun Girimanik. Kami kembali ke basecamp dengan menempuh medan yang kembali menantang. Tapi kami sangat puas. Perjalanan yang melelahkan terganti dengan keindahan alam yang tiada duanya. (mg7/mg12/adi

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia