Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

JIH Solo Komitmen Hadirkan Layanan Patient Center Care

11 November 2019, 15: 39: 20 WIB | editor : Perdana

SIMBOLIS: Dari kiri, Suhardani Bustanil Arifin, DR. Ir. Beddu Amang MA., Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo, dan Mustafa Abubakar di sela launching RS JIH Solo, Sabtu (9/11).

SIMBOLIS: Dari kiri, Suhardani Bustanil Arifin, DR. Ir. Beddu Amang MA., Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo, dan Mustafa Abubakar di sela launching RS JIH Solo, Sabtu (9/11). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Komitmen meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia, Rumah Sakit JIH melebarkan sayap ke Kota Solo. Berkomitmen sebagai rumah sakit yang dikenal dengan patient center care, RS JIH Solo resmi dibuka untuk umum, Sabtu (9/11). 

Direktur Utama RS JIH Solo Didit Novianto mengatakan, rumah sakit ini di bawah pengelolaan PT Yabinstra Medika Farma dan didampingi dari manajemen RS JIH Jogjakarta yang berada di bawah pengelolaan PT Unisia Medika Farma. 

RS JIH Solo memiliki lima layanan unggulan, yaitu Mom and Kids Center, Hearing Center, Trauma Center, Minimal Invasive Procedur Center, dan Healty Life Center. Selain itu, rumah sakit ini dilengkapi dengan 104 tempat tidur. Terdiri dari delapan kelas, yaitu kelas tiga, kelas dua, kelas satu, main class, VIP, VVIP, suite room, dan president suite layaknya hotel berbintang.

“Hadirnya RS JIH Solo ini menjawab kebutuhan masyarakat Solo dan sekitarnya serta Jawa Tengah akan kebutuhan layanan kesehatan yang terpadu dan komprehensif. JIH Solo ini ditunjang dengan 61 dokter spesialis yang didukung dengan alat medis modern. Kemudian ada sembilan dokter umum dan tiga dokter gigi umum,” jelas Didit, Sabtu ((/11).

Direktur Medik dan Keperawatan RS JIH Solo Wisnu Prima Putra menyampaikan, nama JIH sendiri berasal dari Jogja Indonesia Hospital (JIH). Sebuah rumah sakit yang dikelola PT Unisia Medika Farma (PT UMF) di bawah naungan Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (UII). JIH beroperasi di Jogjakarta sejak 2007 kemudian menjadi sebuah merek.

Terkait dengan asuransi kesehatan, RS JIH Solo sudah bekerjasama dengan 16 asuransi swasta dan sejumlah perusahaan untuk turut serta memberikan pelayanan prima kepada pasien. Sedangkan untuk BPJS Kesehatan, Wisnu mengaku masih dalam proses pengajuan kerja sama. Pasalnya masih ada beberapa hal yang harus dilengkapi. 

“Kami minta masyarakat untuk tetap sabar, karena semua upaya untuk memberikan kenyamanan tentu akan kami lakukan. Selain itu kami juga sudah menggunakan sistem terintegrasi antara departemen satu dengan yang lain terkait rekam medik dan lainnya,” ujarnya. (gis/bun)  

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia