Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Anggaran Rp 4 Miliar di BPBD Karanganyar Muspro

12 November 2019, 01: 57: 59 WIB | editor : Perdana

Pengembangan Kantor baru Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Karanganyar tahap kedua tahun ini batal dikerjakan

Pengembangan Kantor baru Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Karanganyar tahap kedua tahun ini batal dikerjakan (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Anggaran pengembangan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) senilai Rp 4 miliar yang bersumber dari APBD 2019 dipastikan tidak terserap. Hal itu disebabkan karena perencanaan dari pihak pengguna anggaran yang kurang matang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek tersebut sudah masuk tahap lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Karanganyar. Namun, hingga kini belum ada kejelasan tindak lanjut dari proses lelang tersebut. Anggaran Rp 4 miliar itu sedianya untuk belanja modal pengadaan gudang peralatan, pengembangan gudang logistik, pembangunan musala, dan pembuatan pagar kantor.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Kabupaten Karanganyar Sugeng Raharjo membenarkan proyek pengembangan kantor BPBD di Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Lalung, Karanganyar Kota ini belum terlaksana.

”Iya, karena perencanaannya mungkin kurang matang. Sehingga anggaran itu belum terserap, bisa saja nanti di tahun depan diajukan kembali,” kata Sugeng kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (11/11).

Senada diungkapkan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Karanganyar Dwi Cahyono. Dwi mengungkapkan, perencanaan pengembangan kantor BPBD sudah masuk tahap lelang di ULP. Namun hasil evaluasi beberapa pihak mulai dari pejabat pembuat komitmen maupun pengguna anggaran, rencana proyek tersebut direvisi. Sehingga tidak ditenderkan.

”Awalnya memang sudah masuk ke ULP. Kemudian kita lakukan pembahasan dan hasilnya memang ada yang perlu direvisi. Seharusnya setelah direvisi itu dikembalikan ke ULP lagi, namun oleh Ppkom itu tidak dikembalikan atau tidak dipenuhi. Sehingga tidak bisa ditenderkan,” jelas Dwi.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar Bambang Djatmiko saat dikonfirmasi secara langsung maupun melalui telepon belum memberikan jawaban.

Sekadar informasi, pembangunan kantor BPBD dilakukan secara bertahap. Tahap pertama sudah selesai tahun lalu yang menghabiskan anggaran Rp 2,5 miliar. Meliputi gedung kantor utama. Kemudian, tahap kedua meliputi gudang peralatan dan lainnya. (rud/adi/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia