Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Bank Indonesia Kenalkan 5J dan 3D Pada Anak Sejak Dini

12 November 2019, 16: 44: 15 WIB | editor : Perdana

LITERASI KEUANGAN: Anak-anak belajar mengenal rupiah di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Surakarta.

LITERASI KEUANGAN: Anak-anak belajar mengenal rupiah di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Surakarta.

Share this      

SOLO – Bank Indonesia (BI) kembali mengajak anak-anak PAUD dan TK untuk mengenal mata uang rupiah, kemarin (11/11). Kali ini giliran siswa PAUD dan TK Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta. Ratusan siswa terlihat antusias mengenal berbagai pecahan mata uang rupiah.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Surakarta Bambang Pramono menjelaskan, sebuah tantangan tersendiri mengenalkan pecahan rupiah sekaligus tugas dan peran BI kepada anak-anak usia dini. BI berjanji bakal terus menyempurnakan metode pembelajaran agar edukasi terkait rupiah mudah diterima dan tertanam hingga mereka dewasa kelak.

“Agar anak-anak semangat dan nyaman, kami ubah aula menjadi kampung Indian. Kami pakai metode story telling dan role play (bermain peran). Sehingga mudah dicerna anak-anak. Dengan begitu pemahaman fungsi dan tugas BI dalam lensa kacamata anak-anak bisa masuk,” jelas Bambang kepada Jawa Pos Radar Solo.

KPwBI Surakarta menerima kunjungan maupun outing class dari sekolah. Mulai dari tingkatan PAUD hingga perguruan tinggi. Sebab ini merupakan salah satu wadah edukasi terkait bank sentral kepada publik. 

Diakui Bambang, masih banyak masyarakat yang menilai peran BI sama dengan perbankan lainnya. Diharapkan para generasi muda yang sudah tersentuh edukasi, bisa jadi kepanjangan tangan BI dalam penyampaian ke publik. 

“Ada dua materi edukasi yang diberikan. Yaitu mengenai mata uang rupiah. Anak-anak kami ajak belajar mengenali ciri-ciri keaslian uang rupiah secara sederhana. Serta belajar mengenal gedung kantor Bank Indonesia,” urainya.

Pada materi kedua, anak-anak dikenalkan gerakan 3D (dilihat, diraba, dan diterawang). Kemudian mengenal rupiah sebagai alat pembayaran sah di Indonesia dan simbol kedaulatan negara. Serta belajar 5J atau jangan dilipat, jangan dicoret, jangan distapler, jangan diremas, dan jangan dibasahi.

“Semoga dari sini, pengetahuan anak-anak tentang rupaih meningkat. Dan bisa meneruskan pesan ini ke masyarakat. Selain itu juga sarana agar BI lebih dekat dengan masyarakat,” tandasnya. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia